Joko Driyono Diperiksa sebagai Tersangka Senin Pekan Depan

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 16 Februari 2019 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 16 337 2018827 joko-driyono-diperiksa-sebagai-tersangka-senin-pekan-depan-zs5PfjJLzB.jpg Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono Kini Jadi Tersangka Kasus Pengaturan Skor Pertandingan Sepak Bola di Indonesia (foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Satgas Antimafia Bola Polri menjadwalkan pemanggilan terhadap Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, pada Senin 18 Februari 2019. Dia akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka perusakan terhadap barang bukti skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia.

"Jumat kemarin juga Satgas langsung layangkan surat panggilan untuk dimintai keterangan Senin besok. Kami minta keterangan saudara Joko dengan status sebagai tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

Pengembangan Kasus Pengaturan Skor, Satgas Antimafia Bola Geledah Kantor PSSI 

Saat disinggung apakah polisi akan melakukan penahanan terhadap pria yang disapa Jokdri itu, Dedi menyatakan pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu mengenai kasus tersebut.

Tetapi, polisi tak membantah apabila setelah proses pemeriksaan itu dapat melakukan penahanan terhadap Jokdri. Pasalnya, penahanan itu akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan subjektifitas penyidik.

"Kan baru penetapan tersangka. Hari Senin baru akan dipanggil untuk berikan keterangan dalam rangka klarifikasi peristiwa pidana," tutur Dedi.

Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga kuat sebagai aktor intelektual pengrusakan terhadap barang bukti skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia.

Pengembangan Kasus Pengaturan Skor, Satgas Antimafia Bola Geledah Kantor PSSI 

Polisi mendapatkan informasi tersebut berdasarkan tiga orang tersangka yang sudah ditangkap terkait dengan kasus perusakan barang bukti itu. Ketiga orang yang terlebih dahulu ditangkap adalah, M Mardani Mogot alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur.

Mereka masuk ke Kantor Komdis PSSI yang telah dipasangi garis polisi untuk mengambil barang bukti berupa rekaman CCTV, laptop, ponsel, dan beberapa dokumen.

Padahal area yang disegel dengan garis polisi tidak boleh diakses karena dalam proses penegakan hukum. Ketiga tersangka yang ditangkap adalah berprofesi sebagai office boy di Kantor PSSI, supir dan Stafnya Joko Driyono.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini