nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahfud MD: MK Harus Berani Putuskan Sengketa Dualisme di DPD RI

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 14:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 13 337 2017373 mahfud-md-mk-harus-berani-putuskan-sengketa-dualisme-di-dpd-ri-jMqxjEBctU.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menyebutkan bahwa MK harus berani bertindak untuk menyelesaikan sengketa dualisme yang terdapat di DPD RI, yakni antara GKR Hemas-Farouk Muhammad dan Oesman Sapta Odang (OSO).

Mahfud MD meyakini masalah tersebut bisa diselesaikan secara cepat oleh MK, jika dalam gugatan dualisme yang diajukan oleh GKR Hemas-Farouk Muhammad kepada MK dengan nomor perkara 1/SKLN-XVII/2019 pada 11 Januari 2019 memiliki legal standing.

"Di negara hukum tidak boleh satu masalah yang tidak ada penyelesaiannya. Nah sekarang kemana? Ya ke Mahkamah Konstitusi," ujar Mahfud MD saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2019).

"Menurut saya, MK itu harus berani karena menurut saya berani mengatakan bahwa oke ini pemohon punya legal standing, substansinya gampang kok. Kalau misalnya oke bu Hemas dan pak Farouk punya legal standing," terangnya.

 sd

Mahfud MD pun menjelaskan, bahwa legal standing yang harus dimiliki oleh GKR Hemas-Farouk Muhammad dalam permohonan kepada MK adalah keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mengatur bahwa pergantian masa kepemimpinan DPD selama 5 tahun.

"Ya itu tadi bu Hemas dkk itu menurut putusan Mahmakah Agung, dan UUD 5 tahun jabatannya. Dia punya legal standing dan belum diakui secara sah penggantiannya," ungkap Mahfud MD.

Sekadar diketahui, GKR Hemas-Farouk Muhammad diberhentikan oleh paripurna DPD RI disaat baru menjabat selama 2.5 tahun. Sehingga, ia menentang OSO dan kawan-kawan yang menegaskan sebagai kepemimpinan DPD selanjutnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini