Lawan Intoleransi, 3 Agenda Ini Dinilai Bisa Dijalankan

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 12 Februari 2019 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 12 337 2016926 lawan-intoleransi-3-agenda-ini-dinilai-bisa-dijalankan-MO4xTZF2wK.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyampaikan tiga agenda PSI untuk melawan intoleransi di dalam negeri.

Dalam pidato politik berjudul “Musuh Utama Persatuan Indonesia”, Grace menegaskan bahwa PSI akan menjadi sayap politik kaum Nasionalis, kaum Moderat yang ingin mengembalikan toleransi di negeri ini.

Hal ini disampaikan Grace di Festival 11 Yogyakarta yang bertempat di Grha Pradipta Jogja Expo Center pada Senin, 11 Februari 2019. Acara dihadiri oleh sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari pengurus, kader, dan simpatisan PSI.

“Pertama, di tingkat nasional PSI akan mendorong deregulasi aturan mengenai pendirian rumah ibadah. PSI akan mendorong penghapusan Peraturan Bersama Menteri Mengenai Pendirian Rumah Ibadah,” kata Grace.

Ketum PSI Grace Natalie

(Baca Juga: Christine Hakim: Jokowi Mendekatkan yang Jauh)

Peraturan Bersama Menteri mengenai Pendirian Rumah Ibadah, kata Grace, pada praktiknya dapat membatasi prinsip kebebasan beragama. PSI menganggap aturan ini malah sering disalahgunakan untuk membatasi bahkan mencabut hak konstitusional dalam hal kebebasan beribadah.

Karena itu, dirinya percaya kampanye toleransi juga harus diwujudkan dalam bentuk gerakan parlementer. Salah satunya adalah untuk menghapus peraturan tersebut melalui lembaga perwakilan nantinya.

“Kedua, PSI akan mencegah lahirnya undang-undang atau peraturan daerah diskriminatif,” kata Grace.

PSI, sambungnya, adalah partai yang menghormati kesetaraan agar setiap warga negara bisa melangsungkan kehidupannya tanpa adanya diskriminasi, sebagaimana dijamin dalam konstitusi. Karena itu, perda yang bersifat diskriminatif harus segera dicegah karena bertentangan dengan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ketiga, kami akan mendorong aparat keamanan serta birokrasi agar lebih tegas dalam menghadapi kasus intoleransi,” ujarnya.

Ketiga agenda itulah yang akan PSI perjuangkan untuk melawan intoleransi dalam negeri bila partai ini diberi amanah masuk parlemen pada 2019.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini