nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

'Surat Cinta' Polda Sumsel untuk Letto Cs yang Divonis Mati Gara-Gara Narkoba

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 08 Februari 2019 15:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 08 337 2015352 surat-cinta-polda-sumsel-untuk-letto-cs-yang-divonis-mati-gara-gara-narkoba-UGsRawk1Eh.jpg Ilustrasi Persidangan (foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pengadilan Negeri Palembang, Sumatera Selatan menjatuhkan vonis mati terhadap sembilan orang jaringan pengedar narkoba Letto Cs. Hakim menilai, mereka telah terbukti menjadi otak peredaran barang haram tersebut dilintas Provinsi Sumatera.

Mendengar vonis tersebut, Dir Narkoba Polda Sumatera Selatan Kombes Farman mengapresiasi dari ketokan palu hakim tersebut terhadap pengedar narkoba itu. Pasalnya, hal tersebut sudah tepat.

(Baca Juga: DPR Minta Bandar Narkoba Dihukum Mati di Depan Umum, Ini Kata Menkumham) 

"Saya mengapresiasi setinggi tingginya kepada Pengadilan Negeri Palembang dan Kejati Sumsel atas vonis hukuman mati ini,"kata Farman kepada Okezone, Jakarta, Jumat (8/2/2019).

 

Dengan adanya hukuman mati itu, Farman berharap, wilayah Sumatera bisa bebas dari peredaran narkotika. Mengingat, kawasan tersebut kerap menjadi pintu masuk barang haram itu masuk ke Indonesia.

"Dan untuk para bandar narkoba di Sumsel. Ini surat cinta saya agar para bandar berhenti untuk menjual dan menghancurkan generasi muda Indonesia khususnya di Sumsel," tutur Farman.

Jaringan Letto Cs ini sendiri merupakan sindikat antar-provinsi dan ada komunikasi dengan jaringan malaysia.Pekerjaan ini sudah dilakukan mulai tahun 2017 dan sudah hampir 600 Kg Sabu yang dipasarkan baik untuk wilayah Sumsel maupun provinsi lain.

Dari Transaksi transaksi keuangan yang cukup aktif dan besar oleh penyidik Direktorat di kembangkan lagi dengan disidik TPPU kepada enam tersamgka dan dilakukan penyitaaan terhadap aset aset mereka. Diantaranya, kendaraan roda 4, roda 2, Roda 6, uang tunai di Bank.

(Baca Juga: Pemilik 85 Kg Sabu dan 50 Ribu Butir Ekstasi Divonis Hukuman Mati)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini