Share

Diperiksa Polisi, Dahnil Anzar Dicecar 12 Pertanyaan Terkait Dana Kemah Pemuda

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 07 Februari 2019 18:25 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 07 337 2014974 diperiksa-polisi-dahnil-anzar-dicecar-12-pertanyaan-terkait-dana-kemah-pemuda-SESbSV13k4.jpg Dahnil Anzar.

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya menanyakan koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak soal scan tanda tangan di laporan pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia.

Kuasa hukum Dahnil, Nurkholis Hidayat menyatakan, dalam pemeriksaan yang berjalan sekira lima jam itu, kliennya dicecar 12 pertanyaan.

"Di sini, tadi ditegaskan Mas Dahnil untuk mengoreksi BAP sebelumnya yang ditulis di situ seolah-olah Mas Dahnil melakukan autorisasi terhadap penggunaan scan tanda tangan di LPJ kegiatan Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia," kata Nurkholis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Seluruh pertanyaan yang diajukan dalam pemanggilan kedua Dahnil sebagai saksi hari ini adalah pertanyaan baru, yang spesifik mengungkit peran Dahnil sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah saat itu.

Dahnil Anzar.

Nurkholis mengkritisi sejumlah pertanyaan yang dilontarkan penyidik ke kliennya tersebut. Menurut dia, pertanyaan itu tidak proporsional karena kegiatan tersebut tak hanya diawaki PP Pemuda Muhammadiyah saja.

(Baca juga: Polda Metro Sudah Periksa 20 Saksi Kasus Korupsi Dana Kemah)

"Padahal ini adalah kegiatan bersama kolektif organisatoris," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, dana penyelenggaraan kemah pada 2017 diduga bermasalah. Panitia lantas mengembalikan uang Rp2 miliar kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menjadi penyedia anggaran acara tersebut.

Kegiatan kemah digelar dengan APBN Kemenpora RI di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16-17 Desember 2017.

Ditemukan dugaan penyelewengan dana dalam kegiatan tersebut. Pihak Polda Metro Jaya pun berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti dan melakukan penyidikan.

Adapun penyidikan kasus itu sendiri kepolisian telah memanggil staf Kemenpora RI Abdul Latif, Ketua Panitia dari Gerakan Pemuda (GP) Anshor Safarudin, Dahnil Anzar Simanjuntak dan Ketua Panitia dari Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini