Pimpin Upacara HUT Satpam ke-38, Kapolri: Mereka Bagaikan Pendekar yang Sunyi

Muhamad Rizky, Okezone · Rabu 06 Februari 2019 20:50 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 06 337 2014577 pimpin-upacara-hut-satpam-ke-38-kapolri-mereka-bagaikan-pendekar-yang-sunyi-a7AKaVsUlT.jpg Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Foto: Muhamad Rizky/Okezone)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian pimpin upacara dalam rangka HUT Satuan Pengamanan (Satpam) ke-38 Tahun 2018. Acara yang dilaksanakan di Auditorium PTIK diawali dengan kegiatan mengheningkan cipta untuk almarhum Jenderal Pol (Purn) Awaluddin Djamin.

"Beliau merupakan bapak pendiri Satpam Indonesia, dan guna mengenang segala jasa-jasa beliau yang telah membentuk dan mengembangkan Satpam marilah kita bersama-sama mengheningkan Cipta," kata Tito di PTIK, Rabu (6/2/2019).

Bagi Tito, Satpam salah satu profesi mulia dan turut andil membantu Polri dalam menjaga keamanan negara. Hal itu kerap dilupakan oleh masyarakat.

"Mereka bagaikan the silents warrior yaitu pendekar-pendekar yang sunyi. Memang terkadang profesi keamanan seringkali dianggap sebagai second class dan situasi aman juga masih dianggap sebagai take it for granted yang seakan-akan bisa terjadi begitu saja tanpa harus diupayakan, padahal keamanan adalah sebuah situasi yang harus diupayakan," paparnya.

Baca Juga: Bangganya Slamet Satpam SMAN 4 yang Viral Susun Motor Dapat Penghargaan dari Kapolres

Kapolri

Untuk itu lanjutnya, menciptakan situasi keamanan sama seperti menjaga kesehatan yang kerap diabaikan. "Namun ketika penyakit telah datang maka segala cara dilakukan untuk segera sembuh sampai rela mengeluarkan banyak biaya," terangnya.

Dalam kesempatan itu Tito, juga berpesan agar pekerjaan Satpam tidak hanya dijadikan sebagai keterampilan saja, melainkan harus bisa menjadi sebuah profesi.

Ada empat hal kata Tito yang harus dimiliki seorang satpam yakni adanya pengetahuan khusus, kode etik yang berisi kaidah atau standar moral, jiwa pengabdian untuk masyarakat, dan ijin khusus untuk menjalankan profesi.

Untuk itu Dirinya berharap, satpam harus bisa turut serta dalam menjaga situasi dalam pengamanan pemilu tahun 2019, bersama-sama dengan TNI-Polri.

"Sektor keamanan sangatlah penting, hampir semua instansi atau perusahaan membutuhkan jasa pengamanan namun ilmu maupun pengetahuan khusus tentang keamanan masih banyak diperoleh di luar negeri, sudah saatnya kita membangun sendiri Universitas Keamanan," tukasnya.

Baca Juga: Heboh Desain Sepatu Berlafaz Allah, Polisi Periksa Pabrik Nike

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini