nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kelabuhi Petugas, Bandar Narkoba Pendam 50 Kg Sabu & Ekstasi di Lumpur

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 04 Februari 2019 18:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 04 337 2013705 kelabuhi-petugas-bandar-narkoba-pendam-50-kg-sabu-ekstasi-di-lumpur-nTnBLXwZpt.jpg Foto Istimewa

JAKARTA - Direktorat Narkoba Bareskrim Polri berhasil menggagalkan penyelundupan 50 kilogram narkotika jenis sabu, dan 15 ribu butir ekstasi dari sindikat jaringan narkoba International. Sabu tersebut disembunyikan di dalam lumpur.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan pada 27 Januari 2019 di Medan.

"Petugas menangkap RN yang merupakan pengkordinir bandar untuk pertemuan titik kordinat dibantu oleh adiknya AS yang menjemput barang, termasuk pemilik kapal," kata Eko kepada wartawan, Senin (4/2/2019).

Kemudian lanjutnya, pada 29 Januari 2019 tim berhasil menangkap AS dan pemilik kapal RN. Setelah dilakukan pemeriksaan barang haram tersebut disimpan di hutan bakau.

 sa

"Barang disembunyikan di hutan bakau kramat, barang disimpan di dalam tanah berhasil disita 50 kilogram sabu dan 15 ribu butir ekstasi," ungkapnya.

Adapun terkait barang itu sendiri, dibawa dari Myanmar menggunakan kapal besar dan berhenti di Penang, Malaysia. Nantinya apabila ada pesanan kapal tersebut tinggal menunggu titik kordinat untuk memberikan barang.

"Ini menjadi kendala kita luasnya lautan dan banyak jalur tikus, kedepan saya berharap seluruh Polres Ditnarkoba mengajak kasat narkoba dan kasat bimas sosialisasi pada masyarakat dan nelayan ini untuk meningkatkan pencegahan," terangnya.

"Jika ada oknum tindak tegas seperti di Medan kita tembak, sekarang diproses, kalau ada anggota dilapangan saya bilang tembak, saya enggak main-main enggak ada bantu-bantuan proses," tambahnya.

Adapun guna mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua tersangka kini terancam pasal berlapis yakni pasal 114 tentang narkotika dan pasal tindak pidana pencucian uang dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini