Antisipasi Bencana Alam, BNPB Bentuk Tim Intelijen

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 01 Februari 2019 01:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 01 337 2012195 antisipasi-bencana-alam-bnpb-bentuk-tim-intelijen-rfBKjKx15k.JPG

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membentuk tim intelijen yang bertujuan untuk memberi masukan ke BNPB dalam mengantisipasi datangnya bencana yang terjadi di Indonesia. Tim itu terdiri dari beberapa pakar yang memang ahli dalam hal kebencanaan.

Deputi 1 Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, Bernadus Wisnu Widjaja mengatakan, dirinya dipercaya untuk memimpin tim tersebut. Ia merinci pakar yang dipilih. Di antaranya adalah ahli geologi Guru Besar ITB Mahsyur Irsyam, bidang Hidrometerologi Armi Susandi, bidang teknologi dan lingkungan, Jatna Supriatna, serta bidang industri dan sosial ekonomi Deny Hidayati.

"Tim gabungan dari para pakar untuk bersama membantu memberikan masukan dalam kebijakan penanggulangan bencana. Sering kali para pakar bekerja research menggunakan anggaran sendiri tapi hasilnya belum masuk dalam kebijakan," kata Bernardus di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (31/1/2019).

Dalam waktu dekat, lanjut dia, tim intelijen itu akan melakukan kajian ihwal kebencanaan. Penelitian itu dilakukan di sebuah daerah yang terdampak bencana. Selain itu, mereka juga bakal meneliti di wilayah yang memang rawan bencana.

"Salah satu tugas dari tim intelijen ini adalah analisa forensik pascabencana. Tim ini akan melakukan riset pascabencana di wilayah yang terdampak," ujarnya.

Bencana Alam

Bernardus menjelaskan, hasil riset forensik akan menjadi evaluasi BNPB. Pihaknya akan mempelajarinya dan akan diterapkan di daerah lain.

"Artinya kalau ada setiap kejadian coba kita pelajari, evaluasi penyebabnya apa, dan tenaga kita banyak sekali ada dari universitas, periset itu dikoordinasikan," kata dia.

Hasil riset itu tak hanya digunakan oleh BNPB, namun juga akan diberikan kepada masyarakat. Sehingga, mereka akan mengetahui bagaimana cara mitigasi yang baik ketika terjadi bencana alam.

"Dan hasil riset serta kajian dari tim intelijen akan dibagikan kepada publik setiap bulan. Sebagai bagian dari upaya sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat," tuturnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini