nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perjalanan Vanessa Angel 'Menjemput Rezeki' ke Surabaya Berujung Penjara

Witri Nasuha, Jurnalis · Rabu 30 Januari 2019 19:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 30 337 2011583 perjalanan-vanessa-angel-menjemput-rezeki-ke-surabaya-berujung-penjara-YNBfEsz6li.jpg Vanessa Angel (Instagram @Vanessaangelofficial)

VANESSA Angel resmi ditahan oleh penyidik Polda Jawa Timur, Rabu (30/1/2019), setelah dijadikan tersangka kasus penyebaran konten pornografi. Artis FTV sekaligus penyanyi itu sebelumnya ditangkap bersama pria hidung belang terkait prostitusi online. Berikut perjalanan kasusnya.

Digerebek di Hotel

Kasus itu heboh setelah polisi menggerebek Vanessa Angel di kamar Hotel Vasa, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu 5 Januari 2019 siang. Dia diciduk bersama Rian, pengusaha asal Lumajang.

Rian diduga membooking Vanessa Angel untuk melayani hasrat seksualnya. Tarif Vanessa Angel menurut muncikari Rp80 juta sekali kencan.

Selain Vanessa Angel, polisi juga mengamankan model majalah dewasa Avriellia Shaqqila di hotel tersebut. Dia juga diduga hendak melayani pria pelanggan layanan seksnya. Muncikari kedua artis ikut diciduk.

Sebelum digerebek polisi, Vanessa Angel sempat membuat status di akun media sosialnya “Menjemput Rezeki di Awal Tahun 2019, Hello Surabaya” yang kemudian viral.

Vanessa Angel (tengah) bersama pengacaranya (Syaiful/Okezone)

Para netizen lalu ramai-ramai menggunakan kata ‘menjemput rezeki’ hingga jadi hot topik di medsos. Warganet juga ramai menggunakan istilah ‘Rp80 juta’ diduga sebagai sindiran atas tarif Vanessa Angel.

Minta Maaf

Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila sempat diperiksa Polda Jatim selama 1x24 jam. Keduanya kemudian dibebaskan dan berstatus sebagai saksi, tapi dikenakan wajib lapor.

Saat keluar dari Polda Jatim, keduanya meminta maaf atas perbuatannya.

“Saya Vanessa Angel meminta maaf atas kegaduhan yang sempat terjadi. Atas segala opini dan asumsi yang telah terbentuk di masyarakat ataupun di media sosial," katanya.

"Saya juga sampaikan terima kasih pada kepolisian karena telah memperlakukan secara baik selama pemeriksaan," ujar Vanessa.

Avriellia Shaqqila (Instagram)

Avriellia Shaqqila bahkan sempat menangis dan mengakui perbuatannya tak patut dicontoh.

“Saya meminta maaf pada publik dan seluruh rekan media yang sudah memberitakan saya. Saya telah berbuat kesalahan dan kekhilafan, saya minta maaf pada polisi dan tindakan ini tidak patut dicontoh," kata Avriellia.

Muncikari Jadi Tersangka

Setelah Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila bebas, Polda Jatim menetapkan dua orang muncikari prostitusi online yang melibatkan kedua selibritas tersebut sebagai tersangka.

Keduanya adalah Tentri (28) dan Endang Suhartini alias Siska (37) warga Jakarta. Belakangan polisi juga menciduk tersangka muncikari lain, Fitria (32).

Mereka disangka berbisnis prostitusi online yang di dalamnya melibatkan 45 artis dan 100 model. Tarif kencannya diterapkan dari Rp25 hingga lebih 100 juta.

Muncikari Vanessa Angel (Syaiful/Okezone)

Kasubdit Siber Distreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi mengatakan, tarif dipasang muncikari tergantung kecantikan dan ketenaran pelacurnya.

Dicontohkan Vanessa Angel yang bertarif Rp80 juta sekali kencan, sedangkan Avriellia Shaqqila dipatok Rp25 juta.

Pelanggan yang ingin menggunakan jasa pekerja seks tersebut harus membayar uang muka 30 persen dari tarif sebagai tanda jadi. Setelah tiba di tempat pertemuan, pelanggan diwajibkan melunaskannya dengan mentransfer ke rekening muncikari Tentri.

Vanessa Angel Tersangka

Setelah dibebaskan Polda Jatim, Vanessa Angel membuat pernyataan kepada media bahwa dirinya dijebak. Polisi lalu membantah dan mengklaim punya bukti kuat kasus prostitusi tersebut.

Polda Jatim beberkan kasus prostitusi Vanessa Angel (Syaiful/Okezone)

Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan, pada Rabu 16 Januari 2019, mengumumkan status Vanessa Angel resmi dijadikan tersangka. Vanessa diduga menyebar konten pornografi terkait prostitusi.

Luki mengklaim penyidiknya memiliki bukti jika perempuan 27 tahun itu mengeksploitasi dirinya sendiri. Polisi mengantongi isi komunikasi Vanessa Angel dengan sejumlah muncikari.

“Ini ada komunikasinya lengkap, mengirimkan fotonya, dan pembicaraan-pembicaraan yang lainnya,” ujar Luki.

Vanessa Angel dijerat dengan Pasal 27 Ayat 1 Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Penyidik kemudian melayangkan surat panggilan pertama kepada Vanessa Angel untuk diperiksa sebagai tersangka, Jumat 25 Januari 2019, tapi dia tidak hadir karena mengaku sakit.

Resmi Ditahan

Vanessa Angel akhirnya memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa, hari ini. Didampingi penasihat hukumnya, Vanessa menyambangi Mapolda Jatim dengan mengenakan kacamata hitam sekira pukul 11.00 WIB.

Setelah empat jam diperiksa, Vanessa Angel langsung ditahan untuk kebutuhan penyidikan. Dia ditahan selama 20 hari ke depan.

“Resmi kita lakukan penahanan sesuai dengan syarat objektif," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini