Jokowi Pastikan 7 Ribu Kapal Asing Ilegal Sudah Ditindak

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 30 Januari 2019 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 30 337 2011526 jokowi-pastikan-7-ribu-kapal-asing-ilegal-sudah-ditindak-zpliReBQ5D.jpg Presiden Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilahturahmi dengan pelaku usaha perikanan tangkap penerima Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Dalam sambutannya, Jokowi memastikan bahwa saat ini tujuh ribu kapal ilegal yang biasa mencari ikan di peraian Indonesia sudah tidak ada. Sebelumnya selama bertahun-tahun diperkirakan terdapat tujuh ribu kapal asing mengambil ikan di perairan Indonesia secara ilegal.

"Bahkan Bu Susi menyampaikan kepada saya bukan 7 ribu tapi belasan ribu kapal asing yang lalu, ilang di laut kita," ujar Jokowi.

(Baca Juga: Tunaikan Janji 2 Tahun Lalu, Jokowi Panen Udang di Muara Gembong)

Jokowi berharap, seharusnya ikan yang ditangkap nelayan maupun pengusaha di industri ikan dalam negeri, menjadi lebih banyak lantaran semakin berkurangnya kapal ilegal.

"Melihat Indonesia dua pertiga adalah laut, masa laut segede itu kita masih kekurangan ikan. Ini yang tidak bener yang nangkep atau ikannya lari kemana-mana," ucap Jokowi.

Kepala Negara menilai, saat ini masih sedikitnya hasil tangkap ikan yang dilakukan oleh pengusaha industri perikanan Tanah Air.

"Pikiran saya seperti itu kadang-kadang. Kebangetan sekali kalau kita kalah sama negara kanan-kiri kita, urusan nangkap ikan," kata Jokowi.

Selain luas laut Indonesia yang begitu besar, kata Jokowi, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga telah menindak kapal asing ilegal yang sebelumnya sebanyak 7 ribu kapal ilegal berkeliaran menangkap ikan di laut Indonesia.

"Pertanyaannya sekarang, kalau 7 ribu kapal itu sudah tidak ada, mestinya pikiran saya kan, ikannya kan melimpah, wong dulu diambil 7 ribu sampai 13 ribu kapal asing, mestinya produksi ikan dari hasil tangkap kita melimpah," ujarnya.

Ia pun mempertanyakan kepada pengusaha industri perikanan terkait permasalahan yang dihadapi di lapangan dalam menangkap ikan. Jokowi memastikan akan memangkas perizinan guna memudahkan para pelaku usaha untuk memudahkan dalam penangkapan ikan tersebut.

"Apakah kapalnya, sekarang sangat berkurang? Atau, izinnya sulit? Atau izinnya bertele-tele. Jangan sampai urus izin sampai berbulan, bertahun," kata Jokowi.

Dalam acara tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti turut menyerahkan secara simbolis perizinan kepada dua pengusaha di hadapan Presiden Jokowi dari total 1.163 izin.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini