nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Belum Tahan Bupati Jepara padahal Sudah Jadi Tersangka

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 30 Januari 2019 17:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 30 337 2011519 kpk-belum-tahan-bupati-jepara-padahal-sudah-jadi-tersangka-O6AbsVIb2h.JPG Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi duduk santai usai diperiksa penyidik KPK (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA - Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi rampung diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap pemulusan perkaranya yang sedang ditangani oleh Pengadilan Negeri Semarang.‎ Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hakim nonaktif PN Semarang, Lasito.

Diketahui, Marzuqi sendiri juga menyandang status tersangka dalam kasus tersebut. Namun, hingga kini ia belum kunjung ditahan oleh lembaga antirasuah itu. Mengenakan kemeja batik lengan panjang, Marzuqi tampak santai usai diperiksa penyidik KPK sekira pukul 16.30 WIB.

Dirinya sempat menunggu lama di dalam gedung Merah Putih KPK. Marzuqi menunggu jemputannya datang. Setelah mobil yang menjemputnya tiba, ia langsung bergegas keluar dari Gedung KPK dan dengan sigap menghindari berbagai pertanyaan yang dilontarkan awak media.

"Pemeriksaan (hari ini) sama seperti kemarin, melengkapi saja," ucap Marzuqi sambil berjalan menuju mobil jemputannya‎ di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2019)

Marzuqi terlihat seolah tak ada beban usai diperiksa penyidik KPK. Bahkan, dia beberapa kali melemparkan senyumnya kepada wartawan, meski tak banyak kalimat yang terlontar dari mulutnya.

"Enggak. Enggak.‎ Sama (materi pemeriksaan). Sama seperti kemarin pokoknya‎," ujarnya.

Bupati Jepara

Dalam perkara ini, Ahmad Marzuqi diduga menyuap Lasito sebesar Rp700 juta untuk memuluskan putusan praperadilan yang sedang berproses di PN Semarang. ‎Uang yang diberikan kepada Lasito diduga untuk mempengaruhi putusan praperadilan yang diajukan oleh Marzuqi.

Adapun, praperadilan tersebut yakni terkait penetapan Ahmad Marzuki sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah di Pengadilan Negeri Semarang tahun 2017.

Sebagai pihak yang diduga penerima, Lasito disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Sebagai pihak yang diduga pemberi, Ahmad Marzuki, disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini