nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aktivitas Terkini 9 Gunung Api di Indonesia: Berstatus Waspada hingga Awas

Isal Faisal, Jurnalis · Selasa 29 Januari 2019 15:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 29 337 2010893 aktivitas-terkini-9-gunung-api-di-indonesia-berstatus-waspada-hingga-awas-PtWVqyHH8z.jpg Erupsi Gunung Sinabung. (Foto: Ist)

JAKARTA – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus memantau aktivitas sejumlah gunung api yang ada di Indonesia. Sampai saat ini gunung-gunung tersebut berstatus Waspada (Level II) hingga Awas (Level IV). Masyarakat pun dilarang melakukan aktivitas di area beberapa gunung tersebut.

Berikut ini Okezone rangkum status sembilan gunung api yang ada di Tanah Air, sebagaimana dikutip dari situs resmi PVMBG, Selasa (29/1/2019).

1. Gunung Sinabung

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berstatus Awas (Level IV). Gunung setinggi 2.460 meter dari permukaan laut (MDPL) ini mengalami erupsi sejak 2013.

Pada 28 Januari 2019, melalui rekaman seismograf, Gunung Sinabung mengalami 4 kali gempa, 2 gempa tektonik lokal, dan 2 gempa tektonik Jauh.

"Dari kemarin hingga pagi ini visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut, asap kawah utama berwarna putih tipis hingga tebal tinggi 200 meter dari puncak. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan selatan," tulis PVMBG melalui situs resminya.

Masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 sampai 7 kilometer dari puncak bawah serta mewaspadai adanya potensi banjir lahar, terutama ketika terjadi hujan lebat.

2. Gunung Agung

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, masih bersatus Siaga (Level III). Gunung setinggi 3.142 MDPL ini mengalami erupsi sejak 21 November 2017 dan letusan terakhir terjadi pada 23 Januari 2019.

PVMBG mencatat Gunung Agung sejak kemarin hingga pagi ini tertutup kabut dengan kondisi angin lemah sampai sedang ke arah timur. Selain itu pada 28 Januari 2019, Gunung Agung mengalami 6 kali gempa, 1 gempa vulkanik dangkal, 3 gempa vulkanik dalam, dan 2 gempa tektonik jauh.

Informasi hari ini, Gunung Agung mengalami 4 kali gempa, 1 gempa embusan, dan 3 gempa tektonik jauh.

Bagi masyarakat sekitar, pendaki atau pengunjung hingga wisatawan, agar tidak melakukan aktivitas apa pun di area radius 4 km dari puncak kawah. Selain itu, waspadai ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar, terutama saat musim hujan seperti sekarang.

3. Gunung Soputan

Gunung Soputan di Sulawesi Utara ini berstatus Siaga (Level III). Gunung ini mengalami peningkatan aktivitas vulkanik pada 28 Januari 2019. Tercatat Gunung soputan mengalami gempa sebanyak 20 kali, 15 gempa guguran, 1 gempa embusan, 1 gempa vulkanik dalam, dan 3 gempa tektonik jauh.

Sejak kemarin hingga pagi ini Gunung Soputan telihat jelas sampai tertutup kabut. Selain itu, diliputi asap kawah berwarna putih tipis hingga sedang setinggi 100 meter.

Masyarakat diimbau agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 hingga 6,5 km dari puncak gunung setinggi 1.784 MDPL itu dan menghindari ancaman gugur lava serta awan panas guguran.

Erupsi Gunung Soputan. (Foto: BNPB)

4. Gunung Karangetang

Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, masih bersatus Siaga (Level III). Gunung ini mengalami erupsi sejak 25 November 2018. Gunung Karangetang kemarin hingga pagi ini tertutup asap kabut sampai tidak teramati.

Pada 27 Januari 2019, PVMBG melalui rekaman seismograf mencatat gunung yang memiliki tinggi 2.469 MDPL ini mengalami 85 kali gempa, 41 gempa guguran, 32 gempa embusan, 6 gempa vulkanik dangkal, 2 gempa vulkanik dalam, 2 gempa hybrid, dan 2 gempa tektonik Jauh.

Bagi masyarakat di sekitarnya agar tidak beraktivitas dan melakukan pendakian dalam rasius 2,5 hingga 3 km. kemudian mewasapadai ancaman hujan lahar dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga pantai.

Gunung Karangetang. (Foto: Setkab.go.id)

5. Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau di Lampung berstatus Siaga (Level III) sejak 27 Desember 2018 dan mengalami aktivitas vulkanik sejak 18 Juni 2018. Kemarin hingga pagi ini gunung tersebut terlihat jelas sampai tertutup kabut.

Pada 28 Januari 2019, Gunung Anak Krakatau yang memiliki tinggi 110 meter itu mengalami 1 kali gempa tektonik dan tremor menerus dengan amplitudo 1–5 mm, dominan 1 mm. Bagi masyarakat dan wisatawan dilarang melakukan aktivitas dalam radius 5 km dari puncak kawah.

6. Gunung Merapi

Gunung Merapi yang terletak di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah berstatus Waspada (Level II). Gunung dengan tinggi 2.986 MDPL ini mengalami 20 kali gempa pada 28 Januari 2019, 18 gempa guguran, 1 gempa frekuensi rendah, dan 1 gempa tektonik jauh.

Sejak kemarin sampai Selasa pagi ini Gunung Merapi terlihat jelas hingga tertutup kabut. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan aktivitas di radius 3 km.

Gunung Merapi. (Foto: Okezone)

7. Gunung Dukono

Gunung Dukono di Pulau Halmahera, Maluku Utara, berstatus Waspada (Level II) dan mengalami erupsi secara terus-menerus. Gunung setinggi 1.229 meter ini sejak 28 Januari 2019 mengalami 3 kali gempa, 1 gempa vulkanik dalam, 2 gempa tektonik jauh, dan tremor menerus dengan amplitudo 0,5–2 mm, dominan 0,5 mm.

Kemarin hingga Selasa pagi ini Gunung Dukono terlihat jelas sampai tertutup kabut. Bagi masyarakat sekitar, pengunjung, atau wisatawan dilarang melakukan aktivitas di area gunung tersebut.

Gunung Dukono. (Foto: Halmahera.com)

8. Gunung Ibu

Gunung Ibu yang juga berada di Pulau Halmahera, Maluku Utara, berstatus Waspada (Level II). Gunung setinggi 1.340 meter itu mengalami erupsi secara menerus sejak 2008.

Tercatat Gunung Ibu pada 28 Januari 2019 mengalami 84 kali gempa letusan, 81 gempa embusan, 25 gempa guguran, 13 gempa tremor harmonik, 1 gempa tornilo, dan 2 gempa tektonik jauh.

Sejak kemarin hingga Selasa pagi ini Gunung Ibu terlihat jelas sampai tertutup kabut. Masyarakat sekitar pengunjung atau wisatawan dilarang beraktivitas di area gunung tersebut.

9. Gunung Gamalama

Gunung Gamalama di Pulau Ternate, Maluku Utara, dengan tinggi 1.715 MDPL bersatus Waspada (Level II). Gunung ini mengalami erupsi sejak 4 Oktober 2018.

Pada 28 Januari 2019, Gunung Gamalama mengalami 4 kali gempa, 2 gempa embusan, dan 2 gempa tektonik jauh.

Sejak Senin hingga Selasa pagi ini Gunung Gamalama tertutup kabut. Masyarakat sekitar dan pengunjung atau wisatawan pun dilarang melakukan aktivitas dalam radius 1,5 km dari kawah puncak.

Gunung Gamalama. (Foto: Okezone)

(han)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini