nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rescue Perindo "Banjir" Permintaan Fogging dari Berbagai Daerah

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 28 Januari 2019 21:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 28 337 2010614 rescue-perindo-banjir-permintaan-fogging-dari-berbagai-daerah-PPkHhg6lp5.jpg Fogging Partai Perindo (Foto: Okezone)

JAKARTA – Memasuki musim pancoraba di Januari 2019 ini, wabah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) membuat masyarakat ketar-ketir. Untuk memberantas DBD, Rescue Perindo kerap diminta melakukan fogging di lingkungan masyarakat di berbagai daerah.

Ketua Umum DPP Rescue Perindo Denny Adin menyatakan guna memberantas penyebaran DBD, Rescue Perindo di setiap wilayah telah mengerahkan personil ke berbagai daerah di Indonesia. Fogging tidak hanya dilakukan personil Rescue Perindo, namun para caleg Perindo sejak awal Januari 2019 pun aktif ikut melakukan pengasapan.

“Rescue Perindo sudah bergerak dari awal bulan (Januari) melakukan fogging di berbagai lokasi di seluruh Indonesia. Saat ini kita meladeni permintaan fogging di Pasuruan, Jawa Timur; Jakarta Utara; Banten dan Kendal, Jawa Tengah. Para caleg Perindo juga ikut melakukan fogging dan kegiatan sosial Partai Perindo di setiap dapil,” kata Adin saat dihubungi, Senin (28/1/2019).

Baca Juga: Cegah DBD, Rescue Perindo Asapi Rumah 150 KK di Palembang

Fogging

Menurutnya faktor utama merebaknya wabah DBD di lingkungan padat penduduk lantaran masyarakat tidak memperhatikan kebersihan sekitar tempat tinggal mereka. Ambil contoh, warga yang beternak ayam tidak masa bodoh akan kebersihan kadang hewan peliharaan mereka.

Selain itu, masyarakat terkadang sering membuang sampah sembarangan dengan tidak menimbun plastik minuman serta gelas bekas ke dalam tanah sehingga barang bekas itu dijadikan nyamuk aedes aegypti berkembangbiak. Bahkan, masyarakat jarang membersihkan penampungan atau bak air dalam rumah mereka.

“Jangan sampai ada genangan air seperti tempat minum di kandang hewan peliharaan supaya tidak berkembang jentik nyamuk aedes aegypti. Penampungan air di dalam rumah harus diberi bubuk abate,” terang Adin.

Untuk mencegah penyebaran jentik nyamuk mematikan tersebut, caleg DPR RI Dapil Jawa Barat VII ini meminta masyarakat serta perangkat desa bahu-membahu membersihkan lingkungan secara rutin untuk menekan naiknya kasus DBD di masyarakat.

“Untuk lingkungan RT/RW harus sering dilaksanakan kerja bakti untuk pembersihan lingkungan dan saluran air. Dengan begitu daerah tersebut dipastikan bisa mengurangi angka terjangkit DBD,” tutur Denny.

Fogging

Baca Juga: Antisipasi DBD, Perindo Asapi Kawasan Medan Tuntungan

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini