KSP: Jika Ba'asyir Belum Berubah, Pembebasan Batal

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 28 Januari 2019 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 28 337 2010477 ksp-jika-ba-asyir-belum-berubah-pembebasan-batal-ZhDTK9jzWW.jpg KSP Moeldoko (OKezone)

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan, pemerintah batal membebaskan membebaskan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir.

Moeldoko mengatakan, pembatalan pembebasan dilakukan lantaran sampai saat ini Ba'asyir menolak membuat surat pernyataan ikrar dan setia kepada NKRI dan Pancasila.

 Baca juga: Tak Bisa Diakses Pasca-Ba'asyir Batal Bebas, Akun Facebook Ponpes Ngruki Diblokir?

"Ya kalau tidak ada sesuatu yang berubah dari pikirannya beliaunya, ya begitu (batal)," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/1/2019).

Moeldoko

Mantan Panglima TNI menerangkan bahwa pembebasan pimpinam Majelis Mujahid Indonesia (MMI) itu bergantung pada Ba'asyir sendiri.

 Baca juga: Sebelumnya Berani Beda Sikap dengan Australia, tapi Kenapa Ba'asyir Batal Bebas?

Pasalnya, kata dia, pemerintah hanya bisa memberikan pembebasan bersyarat kepada Ba'asyir setelah adanya pernyataan pengakuan terhadap NKRI dan Pancasila.

"Karena negara sudah mengatakan tidak ada yang bisa dinegosiasikan terhadap NKRI dan Pancasila, itu kunci," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly meminta Ba'asyir segera menandatangani surat ikrar setia kepada NKRI untuk bisa mendapatkan pembebasan bersyarat. Namun, Ba'asyir hingga kini masih menolak menyatakan ikrar setia kepada Pancasila dan NKRI.

Baca juga:Kepala BNPT: Ba'asyir Tolak Ikut Program Deradikalisasi

"Teken saja suratnya, kan ini, teken saja, diteken saja surat pernyataannya. Tergantung beliau," kata Yasonna.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini