nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harlah Ke-73 Muslimat NU, Bukti Umat Islam Rindu Kedamaian

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 28 Januari 2019 15:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 28 337 2010396 harlah-ke-73-muslimat-nu-bukti-umat-islam-rindu-kedamaian-n02qkbLsZ2.jpg Harlah Ke-73 Muslimat NU di GBK, Senayan, Jakarta (foto: Okezone)

JAKARTA - Acara harlah Muslimat NU le-73 digelar di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, Minggu 27 Januari 2019. Ratusan perempuan muslim memenuhi stadion kebanggaan Indonesia tersebut.

Politikus muda PPP Teddy Yulianto ikut hadir di GBK Senayan, kemarin. Dia mengatakan, acara peringatan Harlah Ke-73 Muslimat NU berjalan dengan khimat dan damai.

(Baca Juga: Ini Rangkaian Acara Harlah Ke-73 Muslimat NU) 

"Kami yang hadir di sana melantunkan ayat-ayat suci Alquran dan shalawat nabi. Tidak ada kalimat cacian dari undangan maupun peserta yang hadir," ujar Teddy, Senin (28/1/2019).

Bersama 1.000 Anak Yatim Muslimat NU Gelar Doa Bersama 

Dia menjelaskan, acara Harlah Ke-73 Muslimat NU menunjukkan bahwa umat Islam di Indonesia merindukan kedamaian dan politik yang santun sesuaikan yang diajarkan oleh baginda Rasullulah SAW.

"Islam mengajarkan kita untuk berpolitik yang santun, bukan mencaci-maki, berperilaku tidak santun. Cara-cara seperti itu tidak diajarkan dalam Islam," tutur dia.

Teddy bersyukur, dirinya mendengar bahwa rakyat, khususnya umat muslim di Indonesia sudah semakin tidak percaya dengan kabar hoax yang berseliweran di masyarakat dengan mengatasnamakan agama.

"Hoax mengatasnamakan agama enggak laku dijual," ucap caleg DPRD DKI dapil Jaksel nomor urut 8 ini.

Lebih membanggakan lagi, lanjut Teddy, di acara peringatan Harlah Muslimat NU ke-73 tersebut, para ibu rumah tangga yang datang dari berbagai daerah berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) khatam membaca Al Quran. "Cara-cara seperti ini menegaskan bahwa Islam itu damai," katanya.

PPP tegas Teddy, sebagai partai tertua berbasis umat muslim di Indonesia, tidak mencampur-adukan urusan politik dan agama. Dia yakin, seluruh umat muslim di Tanah Air meyakini itu. "Tapi menggunakan agama sebagai panutan berpolitik," sambungnya.

Dengan dasar itu, pengusaha muda ini berkeyakinan umat Islam akan memberikan dukungan kepada partai yang tepat dan telah terbukti memperjuangkan kepentingan umat Islam di Indonesia.

"Enggak bisa dipungkiri, PPP adalah rumah besar bagi umat Islam di Indonesia. Kami sudah membuktikan itu, dan umat tidak meragukan," ujar Teddy.

(Baca Juga: Jokowi Apresiasi Muslimat NU: Bagus Kalau Semua Elemen Anti-Hoaks!) 

Dalam acara tersebut, Presiden Joko Widodo yang didampingi Ibu Negara Iriana Widodo, serta jajaran menteri Kabinet Kerja, yaitu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menko Polhukam Wiranto, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pemuda dan Olahraha Imam Nahrawi, dan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Hadir juga Ketua PBNU Said Aqil Siradj da  Sekjen PBNU Helmy Faisal, Ketua PP Muslimat NU yang juga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Pelaksana Harlah Muslimat NU ke-73 Yenny Wahid.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini