Viral PWNU Jatim Disebut Siap Menangkan Prabowo-Sandi, Ini Faktanya!

Ade Putra, Okezone · Jum'at 25 Januari 2019 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 25 337 2009249 viral-pwnu-jatim-disebut-siap-menangkan-prabowo-sandi-ini-faktanya-AD6uQ7mwKh.jpg

DALAM video yang beredar beberapa waktu lalu, ada seorang pria mengaku dari PWNU Jatim dan mendukung pasangan Capres-Cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Video itu seketika viral.

Pria tersebut berkaos merah dengan gambar pasangan calon nomor urut 02. Pria tersebut mengaku sedang berada di depan Kantor PWNU Jatim.

Pra itu menyebut pengurus NU Jatim mendukung Prabowo-Sandi. Dia juga menunjukkan sejumlah spanduk dan baliho bergambar paslon yang didukung Partai Demokrat itu.

“Wahai saudaraku, saya sekarang berada di depan kantor PWNU Jatim. Ini membuktilan kalau warga NU Jawa Timur mendukung pasangan Prabowo-Sandi,” ucap pria itu dalam video yang diposting di Facebook akun Negeri Tuyul II (https://www.facebook.com/negerituyul.II).

Video berdurasi 2 menit 6 detik ini diposting sejak 22 Januari 2019, pukul 15.27 Wib. Hingga Jumat (25/1/2019), postingan ini sudah dibagikan lebih dari 200 kali saat tangakapan layar diambil. Di salah satu channel youtube pun video ini sudah ditonton lebih dari 1630 kali saat tangkapan layar diambil.

Faktanya, pernyataan pria dalam video tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Video ini dibuat saat pria tersebut ada kegiatan di lokasi yang berdekatan antara Gedung Museum NU dengan kantor Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi.

Video ini mendapat reaksi keras dari Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jatim, Moh Abid Umar Faruq, sebagaimana yang tertera dalam debunk yang dimuat di laman grup FB Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH).

Aktivis muda NU yang akrab disapa Gus Abid itu mengecam penyebaran video ini. “Video ini jelas meresahkan dan penggiringan opini seolah-olah NU secara struktural mendukung capres nomor urut 02. Secara organisasi NU tidak dibenarkan terlibat dukung mendukung dalam kontestasi politik. Sesuai Khittah NU 1926, NU secara organisasi dilarang berpolitik,” terang Gus Abid, Rabu (23/1/2019) seperti yang sudah dimuat di Okezone.com

Gus Abid memberi ultimatum pada pria yang ada di video tersebut untuk meminta maaf secara langsung kepada pengurus PWNU Jatim dalam jangka waktu 3×24 jam. Sebab kader NU di bawah resah karena video tersebut.

“Termasuk kader Ansor dan Banser (ikut resah). Tetapi kami memerintahkan agar seluruh kader menahan diri dan menunggu iktikad baik pembuat video itu. Jika dalam waktu 3×24 jam tidak ada permintaan maaf, kami akan mengambil langkah selanjutnya yang dianggap perlu,” tutupnya.

Selain itu, Ketua PWNU Jatim juga sudah memberi bantahan atas video yang menfitnah PWNU Jatim. Seperti di video berikut:

Tak lama adanya kecaman dan bantahan ini, akhirnya pelaku yang telah membuat hoax meminta maaf. Seperti yang dicuit di akun ini:

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini