nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Sahabat tentang Kehidupan Ahok Semasa di Penjara

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 15:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 24 337 2008861 cerita-sahabat-tentang-kehidupan-ahok-semasa-di-penjara-PVu5Hr4DPC.JPG Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersama keluarga (Foto: Okezone)

JAKARTA - Terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah menghirup udara bebas. Ia dijemput anak lelakinya, Nicholas Sean dari Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Salah satu sahabat Ahok, Ace Hasan Syadzily mengaku bersyukur atas bebasnya mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Menurut Ace, Ahok telah menunjukan dirinya sebagai manusia yang taat hukum dan bertanggung jawab atas perbuatannya.

"Dia tidak lari dari tuntutan sebagian masyarakat dengan berbagai demonstrasi bersamaan dengan Pilkada DKI Jakarta tahun 2016 yang lalu. Selama proses pengadilan, dia jalaninya dengan penuh semangat dan tanpa mengeluh di saat seharusnya dia berkampanye," ujar Ace kepada Okezone, Kamis (24/1/2019).

Ahok berkumpul bersama keluarga pasca-bebas

(Baca Juga: Ahok dan Bripda Puput Menikah Dalam Keyakinan Nasrani)

Politikus Golkar itu mengaku telah menjenguk Ahok di Rutan Mako Brimob sebanyak dua kali. Namun, ia tidak banyak bicara politik dengan Ahok karena khawatir trauma kasus yang menjeratnya. Sebab, harus diakui, kasus yang menjerat Ahok tak lepas dari persoalan politik.

"Saya bicara tentang kemanusiaan dan keseharian di penjara itu. Dia selalu menyampaikan kegembiraan bahwa selama di dalam penjara, katanya, dia punya banyak waktu untuk membaca dan menulis buku. Salah satu buku yang ditulisnya berjudul “Kebijakan Ahok” di mana saya juga ikut memberikan testimoninya dalam buku itu. Bahkan, dia masih bisa membantu orang," kenang Ace.

Ace melanjutkan, Ahok bercerita dengan hangat bahwa dirinya merasa banyak sahabat-sahabat yang menjenguknya dari seluruh Indonesia. Memang untuk menjenguknya harus diatur waktunya dengan super ketat. Setiap tamu hanya diizinkan 30 menit sampai 1 jam untuk ketemu dengan Ahok.

(Baca Juga: Komentari Ahok Bebas, Alumni 212: Ingat, Lidahmu Harimaumu!

Katanya, banyak yang mengirimkan makanan, terutama buah-buahan. Bahkan, banyak buah-buahan unik yang tidak pernah ditemukannya selama di luar penjara, tapi di dalam penjara dia mendapatkannya.

"Bagi saya, Ahok tetaplah seorang sahabat. Dia telah mempertanggungjawabkan apa yang dilakukannya dengan menjalani hukuman selama 2 tahun. Dia pribadi yang unik. Tetap menjadi magnet pemberitaan media dan pembicaraan masyarakat," tutur Ace.

"Ahok harus kita hormati privacy-nya. Jika saya menjadi dia, saya ingin menjalani masa bebasnya sambil menikmati kehidupan pribadinya bersama keluarga, terutama anak-anaknya. Tak dikaitkan dengan segala macam urusan politik, apalagi menjelang Pilpres 2019 ini. Selamat menikmati kebebasan Bro Ahok," tutup Ace.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini