nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Plt Ketum PSSI Djoko Driyono Datangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 11:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 24 337 2008743 plt-ketum-pssi-djoko-driyono-datangi-polda-metro-jaya-ada-apa-EfcoNPx4sR.jpg Djoko Driyono (Foto:

JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Djoko Driyono mendatangi Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan Satuan Tugas Anti Mafia bola sebagai saksi.

Pantauan Okezone, Kamis (24/1/2019), pria yang kerap disapa Djokdri ini tiba di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.00 WIB. Djokdri tampak didampingi oleh Sekertaris Jendral PSSI, Ratu Tisha Destria.

 Baca juga: Geledah Rumah Mantan Exco PSSI, Polisi Sita Dokumen Transaksi Keuangan

Saat ditanya awak media mengenai kedatangannya kali ini, Djokdri memaparkan apabila akan menjadi saksi terkait laporan mantan manager Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani soal pengaturan skor di Liga 2 dan Liga 3 2018.

 Djoko Driyono (Harits/Okezone)

"Pemanggilan atas kasus yang dilaporkan oleh mantan manager Persibara. Untuk tersangka mr P dan miss T,” beber Djokdri.

 Baca juga: Satgas Antimafia Bola Pastikan Periksa Joko Driyono Besok

Diketahui sebelumnya. mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. Sebelumnya, polisi telah memeriksa Sekjen PSSI Ratu Thisa Destria dan Bendahara Umum PSSI Berlinton Siahaan.

Bahkan, Satuan Tugas Anti Mafia bola sudah menetapkan tersangka kepada mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal, dan wasit Nurul Safarid.

 Baca juga: Bertolak ke Surabaya, Satgas Antimafia Bola Periksa Tersangka Vigit Waluyo

Lalu kembali menetapkan 5 orang tersangka terkait kasus pengaturan skor yang terjadi di Liga 2 dan Liga 3 2018, yaitu YI, CH, DS, P dan MR. Dengan ditangkapnya ML, total tersangka menjadi 11 orang.

Sementara, laporan polisi yang dilakukan oleh Lasmi telah tercatat dengan nomor LP/6990/XII/2018/PMJ/DITRESKRIMUM, tanggal 19 Desember 2018, Tentang Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan Atau Penggelapan dan atau Tindak Pidana Suap dan atau Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU RI No.11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau pasal 3, 4, 5, UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

(rzy)

Berita Terkait

Mafia Bola

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini