Ahoker Menangis Tak Bisa Bertemu Ahok saat Keluar dari Mako Brimob

Wahyu Muntinanto, Okezone · Kamis 24 Januari 2019 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 24 337 2008726 ahoker-menangis-tak-bisa-bertemu-ahok-saat-keluar-dari-mako-brimob-D16kC9yEjK.jpg Ahoker menangis di depan Mako Brimob (foto: Wahyu/Okezone)

DEPOK - Ahoker julukan simpatisan Basuki Tjahaja Purnama atau BTP alias Ahok, menangis setelah menerima kabar jika mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah meninggalkan rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Kota Depok, Kamis (24/1/2019) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Ahoker dari Lenteng Agung bernama Tuti tidak bisa menahan air mata, dirinya menangis ketika keinginanya bertemu sang idola kandas. Sebab dia ingin sekali melihat wajah Ahok usai menjalini tahanan di dalam rutan Mako Brimob.

"Saya mau ketemu, pak Ahok itu orangnya baik membela bangsa. Saya senang dengar pak Ahok bebas, makanya saya datang ke sini (Mako Brimob)," ujarnya Kamis (24/1/2019).

 ss

Selain itu, Noece (55) Ahoker asal padang juga tak kuasa menahan air mata, wajahnya basah dengan air mata karena tidak dapat melihat wajah Ahok. Meskipun bahagia mendengar Ahok sudah keluar dari rutan Mako Brimob dia mengaku kecewa ahok tidak menampakan diri.

"Semoga sehat selalu buat pak Ahok, walau kecewa gak bisa lihat wajah Ahok. Kami bahagia pak Ahok sudah bebas," pungkasnya.

 (Baca juga: Ahok Bebas, Anies Belum Ada Rencana untuk Ketemu)

Diketahui Ahok, keluar dari Mako Brimob bersama Ima Mahdiah, staf pribadi Ahok yang juga caleg DPRD DKI Jakarta dari PDIP.

"Benar sudah keluar (dari Mako Brimob) sekitar jam setengah delapan (07.00 WIB)," ungkap Ima saat dihubungi wartawan, Kamis (24/1/2019) pagi.

 (Baca juga: Warganet Serbu Unggahan Ahok di Medsos: Welcome Home Pak BTP!)

Ima tidak banyak memberikan keterangan seputar proses keluarnya Ahok dari Mako Brimob. Dia juga tidak mengungkapkan kemana tujuan Ahok berikutnya.

"Sekarang lagi on the way ke sebuah lokasi yang belum bisa kita sebutkan," bilang Ima.

Dia menuturkan, Ahok dijemput oleh putra sulungnya, Nicholas Sean Purnama, dan perwakilan Tim BTP termasuk Ima. Sementara anggota keluarga lain tidak turut dalam penjemputan.

 ssa

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini