nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Geledah Rumah Mantan Exco PSSI, Polisi Sita Dokumen Transaksi Keuangan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 23 Januari 2019 16:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 23 337 2008394 geledah-rumah-mantan-exco-pssi-polisi-sita-dokumen-transaksi-keuangan-J3TLQe0E0A.jpg Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Iqbal (foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola Polri menyita sejumlah dokumen transaksi keuangan, setelah melakukan penggeledahan di rumah mantan Exco PSSI, Hidayat terkait kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, dokumen transaksi keuangan itu diduga kuat berkaitan dengan kasus dugaan match fixing persepakbolaan Indonesia.

"Penyidik melakukan penyitaan atas beberapa transaksi keuangan, dan bukti terkait lainnya dengan dugaan tindak pidana yang ditangani," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (23/1/2019).

 (Baca juga: Rumah Mantan Exco PSSI Hidayat Digeledah Satgas Antimafia Bola)

Dedi menambahkan, dalam proses penggeledahan di Jalan Klakahrejo 78, RT. 004 RW 008, Kel. Kandangan, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, Jawa Timur itu, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti terkait.

"Barang bukti lainnya baik dokumen, surat, laptop, flashdisk," ucap Dedi.

 ss

Dedi menjelaskan, penggeledahan itu dilakukan untuk mencari barang bukti. Mengingat, kata Dedi, pihaknya sedang mendalami laporan yang masuk adanya peran dari Hidayat terlibat dalam pengaturan skor.

"H ini sebagai Exco PSSI perannya di match fixing berusaha pengaruhi Manajer Madura United Januar Herwanto untuk atur skor ketika melawan PSS Sleman. Kami sudah lakukan pengeledahan untuk temukan barang bukti," papar Dedi.

 (Baca juga: Satgas Antimafia Bola Pastikan Periksa Joko Driyono Besok)

Polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal.

Kemudian, Satgas Antimafia Bola Polri kembali menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepak bola Indonesia. Tak hanya itu, polisi juga telah menetapkan eks manajer PS Mojokerto Vigit Waluyo dalam perkara ini.

 s

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini