Ahok Bebas dari Rutan Mako Brimob, Bukan LP Cipinang

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 23 Januari 2019 03:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 23 337 2008078 ahok-bebas-dari-rutan-mako-brimob-bukan-lp-cipinang-f3jPfliv86.jpg Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Dok. Okezone)

JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menyatakan terpidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan bebas pada 24 Januari 2019, dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, bukan dari LP Cipinang.

"Prosedur administrasinya diselesaikan di (LP) Cipinang, nanti pembebasannya di Mako (Brimob)," ujar Yasonna kepada wartawan di Jakarta, Selasa 22 Januari 2019, malam.

Kata Yasonna, pembebasan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan dilakukan pada jam kerja. "Itu (pembebasan) jam kerja," kata dia.

Menkum HAM Yasonna Laoly

(Baca Juga: Bebas dari Penjara, DPR Sebut Kedudukan Ahok Sama dengan Warga Lainnya)

(Baca Juga: Ahok Kisahkan Pengalaman Hidup Selama di Mako Brimob Melalui Sebuah Buku)

Di sisi lain, Yasonna menekankan Ahok akan bebas secara murni. Mengingat Ahok memilih bebas setelah mendapat potongan resmi masa hukuman pidana atau bebas bersyarat.

"Dia mau bebas murni ya, karena dia tidak mau pembebasan bersyarat, ya sudah kami keluarin dia tanggal 24 (Januari)," kata Yassona.

"Saya mau jangan dibesar-besarkan, biasa saja orang keluar dari lapas kok dari menyelesaikan masa tahanannya, biasa ini," imbuhnya.

Diketahui, Ahok akan bebas pada 24 Januari 2019 setelah mendapatkan serangkaian remisi. Ahok menolak bebas bersyarat pada Agustus 2018 dan memilih menghabiskan semua sisa masa hukumannya.

Ahok pun meminta pada massa pendukungnya untuk tidak menjemput atau menyambut kebebasan dirinya secara besar-besaran hingga dapat mengganggu ketertiban.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini