nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bertolak ke Surabaya, Satgas Antimafia Bola Periksa Tersangka Vigit Waluyo

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 22 Januari 2019 13:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 22 337 2007772 bertolak-ke-surabaya-satgas-antimafia-bola-periksa-tersangka-vigit-waluyo-tTwUxIRWq2.jpg Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo bersama jajaran. (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)

JAKARTA – Penyidik Satuan Tugas Antimafia Bola Polri melakukan pemeriksaan terhadap eks manajer PS Mojokerto, Vigit Waluyo, terkait kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepakbola Liga Indonesia.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, sebelum pemeriksaan tersangka Vigit Waluyo, pihaknya meminta izin kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Mengingat, saat ini Vigit telah ditahan di Lapas Sidoarjo terkait perkara dugaan korupsi PDAM.

(Baca juga: Satgas Antimafia Bola Tetapkan Vigit Waluyo Jadi Tersangka)

"Satgas bertolak langsung ke Surabaya untuk lakukan pemeriksaan saudara Vigit Waluyo. Kalau tidak bisa selesai hari ini, tim tetap meminta ijin Dirjen PAS akan memeriksa besoknya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019).

Tersangka Vigit Waluyo. (Foto: Ist)

Ia menjelaskan, sejauh ini Satgas Antimafia Bola memang fokus penyidikan dugaan pengaturan skor tersebut, dimulai dari Liga 3 Indonesia. Namun setelah diperiksanya Vigit, nantinya menyasar ke seluruh laga pertandingan persepakbolaan Tanah Air.

"Fokus kami berarti pada ranah Liga 3, ketika Vigit diperiksa berarti untuk masuk pintu Liga 2. Itu sudah mulai agak menjadi ranah dari Satgas Antimafia Bola," tutur Dedi.

(Baca juga: Vigit Waluyo Dieksekusi ke Penjara Setelah Lama Buron)

Polisi sendiri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto beserta anaknya Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal.

Kemudian Satgas Antimafia Bola Polri kembali menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan skandal pengaturan skor pertandingan sepakbola Indonesia. Tak hanya itu, polisi juga telah menetapkan eks manajer PS Mojokerto Vigit Waluyo dalam perkara ini sebagai tersangka.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini