Hasto Kristiyanto Komentari soal Anggota KPU Tangsel yang Kena Sanksi

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 21 Januari 2019 15:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 21 337 2007304 hasto-kristianto-komentari-soal-anggota-kpu-tangsel-yang-kena-sanksi-YKE17PuS9w.jpg Hasto Kristiyanto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jendral PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menanggapi terkait putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terhadap anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan, Ajat Sudrajat yang diberikan sanksi pelanggaran berat.

Ajat dilaporkan ke Bawaslu Banten dan diteruskan ke DKPP karena berstatus sebagai pengurus Partai Gerindra.

"Apapun kita bicara institusi ya baik DKPP, KPU, Bawaslu tidak boleh diisi partisan," kata Hasto di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

Baca Juga: Dana Kampanye Awal Partai Gerindra Sebesar Rp75,3 Miliar

Hasto

Menurut Hasto, apa yang dilakukan DKPP sudah tepat untuk menjaga integritas dalam penyelenggaraan Pemilu agar berjalan dengan demokratis.

"Tugas DKPP kan menjaga integritas dan seluruh komitmen dari penyelenggara pemilu, dengan adanya DKPP itu menunjukkan bagaimana upaya menciptakan pemilu yang lebih demokratis diwujudkan," paparnya.

"Karena KPU ada yang mengawasi yaitu Bawaslu terjadi chek and balance kemudian Bawaslu sama KPU ada yang menjaga yaitulah DKPP karena itulah kalau ada mengkampanyekan solah-olah pemilu curang itu merupakan mental tidak siap bersaing dengan cara berkeadaban," tambahnya.

Sebelumnya, Ajat dilaporkan karena keterlibatannya dalam kepengurusan Partai Gerindra. Perkara pengaduan itu dicatatkan pada Nomor 269/I-P/L/DKPP/2018 tanggal 26 September 2018, dengan registrasi perkara Nomor 251/DKPP-PKE-VII/2018.

Hasto

Baca Juga: Jelang Pemilu Serentak, Masyarakat Diminta Waspadai "Caleg Hantu"

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini