Penyebar Hoaks Ijazah Jokowi Dikenakan Wajib Lapor

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 21 Januari 2019 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 21 337 2007246 penyebar-hoaks-ijazah-jokowi-dikenakan-wajib-lapor-8FcLqc0ZKd.jpg Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polri telah menetapkan UKH sebagai tersangka penyebaran hoaks ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, tidak dilakukan penahanan, melainkan hanya wajib lapor.

"Setelah ditetapkan tersangka. Saat ini, masih proses pemeriksaan dan dikenakan wajib lapor tiap hari Senin dan Kamis kepada penyidik, biar penyidik bisa memantau perkembangan yang bersangkutan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dikantornya, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019). 

(Baca Juga: Ini Alasan Polisi Tak Tahan Penyebar Hoaks Ijazah Jokowi)

Ijazah Jokowi

Dedi menjelaskan, motif pelaku penyebar hoaks ijazah palsu adalah membuat narasi dengan sifat bertanya di media sosial (medsos). Namun, motif itu disertai dengan informasi-informasi palsu mengenai ijazah Jokowi.

"Namun, ada narasi tambahan berupa keterangan yang menyebutkan bahwa ijazah bapak Jokowi dari SMP dan SMA itu palsu. Dia berikan keterangan tahunnya. Tahun kelulusan dan tahun beradanya sekolah tersebut," katanya.

(Baca Juga: Penyebar Hoax Ijazah Palsu Presiden Jokowi Ditangkap)

Usai dilakukan klarifikasi dan konfirmasi terhadap kepala SMP maupun SMA yang ada di Solo, semua ijazah itu asli. Sebab itu, polisi langsung menciduk tersangka karena telah menyebarkan informasi palsu.

UKH disangka melanggar Pasal 14 Ayat (2) dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 207 KUHP. (ari)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini