nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eddy Sindoro Sebut Tak Pernah Berkomunikasi dengan Lucas Selama di Luar Negeri

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 17 Januari 2019 17:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 17 337 2005821 eddy-sindoro-sebut-tak-pernah-berkomunikasi-dengan-lucas-selama-di-luar-negeri-DQpb5uLuEW.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Terdakwa kasus dugaan suap penanganan perkara pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Eddy Sindoro (ESI) menyebut tidak pernah menjalin komunikasi dengan Pengacara Lucas selama dua tahun berada di luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Eddy saat dihadirkan menjadi saksi dalam sidang lanjutan dugaan perintangan penyidikan dengan terdakwa Lucas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis (17/1/2019).

"Tidak pernah (berkomunikasi dengan Lucas selama di luar negeri)," ujar Eddy dalam kesaksiannya.

 (Baca juga: Anak Eddy Sindoro Ralat Kesaksian soal Lucas di Persidangan)

Sementara itu, Eddy mengatakan dirinya meninggalkan Indonesia sejak bulan April 2016 dan baru kembali Oktober 2018. Disisi lain, ketika itu KPK sedang memburu Eddy dalam kasus dugaan suap penanganan perkara pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

 ko

Mendengar pernyataan itu, JPU KPK sontak menunjukan barang bukti berupa rekaman hasil sadapan. Jaksa menyebut rekaman tersebut berisi percakapan antaran Eddy Sindoro dengan Lucas.

Tetapi, setelah mendengar isi rekaman suara tersebut. Hasil sadapan itu langsung dibantah oleh Eddy Sindoro. Dia berdalih dalam rekaman itu bukanlah suara dirinya.

“Itu bukan suara saya dan saya tida tau,” ucap Eddy membantah rekaman tersebut merupakan suara miliknya.

 (Baca juga: Novel Baswedan Punya Rekaman Percakapan Lucas dan Eddy Sindoro)

s

Lucas sedianya didakwa bersama-sama dengan Dina Soraya telah merintangi penyidikan mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro. Lucas diduga menyarankan Eddy Sindoro selaku tersangka untuk tidak kembali ke Indonesia.

Jaksa KPK juga mendakwa Lucas membantu Eddy Sindoro masuk dan keluar wilayah Indonesia tanpa pemeriksaan imigrasi. Hal itu dilakukan untuk menghindari tindakan hukum KPK terhadap Eddy Sindoro.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini