nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marak Hoaks, JPPR Khawatir Tingkat Partisipasi Pemilih Pemula Turun

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 15 Januari 2019 17:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 15 337 2004847 marak-hoaks-jppr-khawatir-tingkat-partisipasi-pemilih-pemula-turun-NdVHTWyTQR.jpg Ilustrasi Hoax atau Berita Bohong (foto: Shutterstock)

JAKARTA - Peneliti Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Farhan Shatry khawatir tingkat partisipasi pemilih pemula di Pemilu 2019 menurun bilamana informasi bohong (hoaks) terus diproduksi oleh oknum tidak bertangung jawab.

Menurut Farhan, jumlah pemilih pemula dalam pesta demokrasi tahun ini cukup banyak. Karena itu diperlukan suatu tindakan penyelematan agar suara pemilih pemula tidak 'kabur' akibat derasnya hoaks.

(Baca Juga: Refleksi Akhir Tahun 2018, Kegiatan Politik Dianggap Paling Menyerap Energi Masyarakat) 

"Tipikal pemilih pemula itu skeptis terhadap suatu informasi. Apabila hoaks terus-terusan diproduksi, bukan tak mungkin mereka menjadi apatis terhadap informasi yang beredar, karena sudah jenuh memilah informasi yang hoaks dengan yang tidak," ujar Farhan di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

 

Farhan meminta, relawan maupun tim sukses pasangan calon dapat menghadirkan isu-isu yang menyentuh ranah pemilih pemula, seperti lapangan pekerjaan, beasiswa pendidikan, industri kreatif yang diminati anak muda, dan lain sebagainya.

"Dengan begitu isu-isu ini diharapkan dapat mengikis apatisme pemilih pemula akibat derasnya hoaks. Jadi relawan maupun timses coba hadirkan program yang ramah terhadap mereka, agar tingkat partisipasi kita terselamatkan," jelas dia.

Pemilih pemula, sambung Farhan, merupakan penyumbang terbesar suara dalam Pemilu 2019. Karena itu pasangan calon diharapkan dapat mengakomodasi kepentingan mereka.

"Pendidikan pemilih tak hanya dilakukan oleh penyelenggara saja, tapi juga harus dilakukan oleh peserta pemilu melalui kampanye yang mengakomodir isu-isu milenial," tutup Farhan.

(Baca Juga: Wiranto "Sentil" Prabowo karena Sebut Indonesia Akan Punah)


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini