nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KNKT Butuh 5 Hari Baca Data Percakapan CVR Lion Air PK-LQP

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 21:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 14 337 2004446 knkt-butuh-5-hari-baca-data-percakapan-cvr-lion-air-pk-lqp-LltVxJL6wz.jfif CVR Lion Air PK-LQP (Foto: Fadel Prayoga)

JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) membutuhkan waktu lima hari untuk bisa membaca percakapan kotak hitam berjenis Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610. Proses dimulai dari pengeringan hingga pengunduhan data CVR.

"Saya bilang 5 hari (membaca data di CVR). Kita cuci baru dikeringkan. Dikeringkan itu satu sisi kira-kira 48 jam. Jadi, bolak balik memerlukan waktu 4 hari," kata Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (14/1/2019).

(Baca Juga: Cerita Serda Satria di Balik Penemuan CVR Lion Air PK-LQP)

Setelah CVR itu kering, lanjut dia, baru melakukan pengunduhan menggunakan alat rekam khusus untuk mendengarkan data di CVR. Ia memperkirakan proses itu akan memakan waktu sekira tiga jam.

"Di dalam itu ada CD-lah kayak memori, baru kita pasang di-player. Atau alat rekam yang baru baru kita download suaranya. Kalau download-nya sendiri paling 3 jam," ucapnya.

CVR Lion Air

Menurut Nurcahyo, rekaman yang ada di dalam CVR akan membantu mengetahui isi percakapan yang ada di dalam pesawat. "Bagaimana mengambil keputusan. Alasannya apa, nah itulah yang kita pengen lihat. Mengapa kok dia punya pandangan seperti ini pas terjadi masalah ini," ujarnya.

(Baca Juga: CVR Ditemukan, Melihat Kembali Tragedi Lion Air PK-LQP)

Hasil akhir dari penyelidikan kecelakaan pesawat itu akan dikeluarkan dalam waktu setahun. Hal itu juga tertuang di dalam peraturan internasional terkait investigasi suatu pesawat. Namun, ia berharap dengan adanya dukungan seluruh pihak dapat selesai secepatnya.

"Aturan internasional setahun. Diharapkan setahun selesai. Kalau bisa secepatnya. Karena seluruh dunia itu menunggu, ini ada apa sama pesawat Max Boeing," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini