nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Jamin Tim Gabungan Kasus Novel Tak Bermuatan Politis

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 15:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 14 337 2004224 polri-jamin-tim-gabungan-kasus-novel-tak-bermuatan-politik-IdOtqgsvic.JPG Novel Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polri menjamin tidak ada kepentingan politik di balik pembentukan Tim Gabungan untuk mengusut kasus penyiraman penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Tim tersebut murni untuk mengungkap kasus teror.

"Untuk menindaklanjuti Komnas HAM itu, Kapolri bentuk tim itu dengan surat perintah kemarin. Jadi, tak ada kepentingan apa pun, ya untuk mengungkap kasus itu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019).

(Baca Juga: Polri Bentuk Tim Gabungan Novel Baswedan, Ketua DPR: Jangan Dikaitkan dengan Politik

Iqbal memastikan, telah bersikap dan menangani kasus penyerangan air keras ke Novel Baswedan secara profesional. Sebab itu, ia meminta masyarakat tidak menyeret langkah itu ke ranah politis.

"Kami sangat profesional. Itu sudah tugas kami melakukan penegakan hukum. Tolong teman-teman jangan framing macam-macam," tegas Iqbal.

Novel Baswedan

Sebagaimana diketahui, Komnas HAM menyampaikan sejumlah rekomendasi atas kasus Novel Baswedan. Rekomendasi itu ditujukan kepada Kapolri, KPK, dan Presiden.

(Baca Juga: Jokowi: Tim Gabungan Novel Baswedan Rekomendasi Komnas HAM)

Selain itu, Komnas HAM meminta Kapolri untuk segera membentuk tim gabungan yang terdiri dari unsur internal dan eksternal kepolisian untuk mencari fakta mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel secara cepat dan efektif sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Komnas HAM juga meminta Presiden memastikan Kapolri membentuk TGPF kasus Novel. Komnas HAM juga meminta KPK agar mengambil langkah hukum atas kasus Novel karena ada dugaan penyerangan Novel berkaitan dengan obstruction of justice atau merintangi penyidikan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini