nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Ungkap 787 Kasus Narkoba pada Minggu Kedua Januari

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 13 Januari 2019 04:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 13 337 2003687 polri-ungkap-787-kasus-narkoba-pada-minggu-kedua-januari-EVc0lcXQKZ.jpg ilustrasi (dok okezone)

JAKARTA – Sebanyak 787 kasus tindak pidana narkoba diungkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri pada minggu kedua Januari 2019. Setiap minggunya ada kenaikkan dua kali lipat barang haram itu masuk ke Indonesia.

"Jumlah Tindak Pidana Narkoba pada minggu II bulan Januari 2019 dibandingkan dengan periode minggu ke I bulan Januari 2019, menunjukkan kenaikan dari 368 kasus menjadi 787 Kasus (naik 113,86 persen)," kata Direktur IV Tindak Pidana Narkoba Brigjen Eko Daniyanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/1/2019).

Eko mengatakan, peningkatan itu membuat jumlah bandar yang tertangkap pun bertambah. Dalam minggu pertama ditangkap 501 orang dan kini menjadi 1.015 orang.

"Bandar 12 orang, pengedar 497 orang, penyalahguna 505 orang, produsen 1 orang, WNA 1 orang, penanam dan yang ditindak tegas minggu kedua tidak ada," ujarnya.

Sedangkan untuk barang bukti yang telah diamankan oleh pihaknya yakni ganja sebesar 53.053,57 gram yang mana telah mengalami penurun 83.32 persen dari minggu sebelumnya yang berjumlah 318.103,61 gram.

"Narkotika jenis sabu mengalami penurunan dari 74.290,98 gram menjadi 15.152,94 gram (turun 79,60 persen), narkotika jenis ekstasi mengalami kenaikan dari 2.377 butir menjadi 9.256 butir (naik 289,40 persen), tembakau gorilla mengalami kenaikan dari 15,5 gram menjadi 115,87 (naik 647,55 persen)," sebutnya.

Ilustrasi (Dok Okezone)

"Untuk HappyFive mengalami kenaikan menjadi 2 butir (naik 100 pesen), Ketamine mengalami penurunan (turun 100%). Sedangkan barang bukti psikotropika (baya) mengalami kenaikan bila dibandingkan pada minggu I Januari 2019," sambungnya.

Eko melanjutkan, Polda Jawa Timur menempati peringkat pertama dengan mengungkap 116 kasus, disusul Polda Metro Jaya dengan 80 kasus, lalu Polda Sumatera Utara mengungkap 55 kasus.

(Baca Juga : Ngecak Sabu 4 Kg di Kamar Hotel, Pasutri Ditangkap Petugas BNN)

Untuk barang bukti yang menempati peringkat teratas dalam minggu ke II bulan Januari 2019, yakni sabu, ganja, ekstasi.

"Hasil mapping pada minggu ke II bulan Januari 2019, jalur masuk narkotika jenis sabu diantisipasi via jalur laut yang berasal dari Tawau Malaysia tujuan Indonesia melalui wilayah Kalimantan melalui Pulau Sebatik maupun Pulau Tarakan tujuan Kalimantan untuk pasokan wilayah Kalimantan dan Sulawesi," kata dia.

(Baca Juga : Edarkan Sabu, Buruh Perempuan Ditangkap Polisi)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini