nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kronologi Bentrokan Laskar Islam Vs Napi Kriminal di Rutan Solo

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 20:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 10 337 2002794 kronologi-bentrokan-laskar-islam-vs-napi-kriminal-di-rutan-solo-fgr3dyLGD4.jpg Suasana Rutan Surakarta pasca-kerusuhan (Bramantyo/Okezone)

JAKARTA – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surakarta di Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah rusuh, Kamis (10/1/2019). Tahanan dari kelompok Laskar Islam saling serang dengan narapidana (napi) kriminal biasa.

“Kerusuhan dikarenakan kesalahpahaman antara tahanan kelompok Laskar Islam Solo dengan (napi) kriminal biasa yang menghuni blok C1,” kata Kabag Humas Direktorat Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Ade Kusmanto kepada Okezone.

Kronologi kerusuhan diawali saat jam besuk, sekira pukul 10.00 WIB. Sekira 20 ikhwan Laskar Islam tiba di Rutan Surakarta untuk menjenguk rekannya yang ditahan.

“Para pembesuk dari kelompok laskar dibagi per kelompok lima orang dengan waktu sekitar 20 menit, untuk menemui tahanan laskar di Aula Rutan. Kelompok I kunjungan berjalan dengan aman,” ujar Ade.

Menurutnya sekira pukul 10.55 WIB, saat kloter kedua dan pembesuk dari Laskar Islam hendak pulang, mereka meneriakkan takbir. Teriakan dibalas dengan suara yang menyinggung perasaan Laskar Islam oleh beberapa napi yang menghuni Blok C1.

Para napi kasus kriminal biasa itu merupakan kelompok Agus Ardiansyah alias Bebek, Ucok Devran Devries, Koes Setiawan Danang Mawardi alias Iwan Walet yang sebelumnya pernah ribut dengan Laskar Islam.

Massa Laskar Islam yang emosi lalu mendatangi napi Blok C1. Mereka langsung dilempari batu oleh para napi. “Kelompok Laskar membalas lemparan tersebut hingga terjadi aksi saling lempar batu,” kata Ade.

Petugas pengamanan kemudian mengeluarkan para Laskar Islam dari rutan. Tahanan dari Laskar Islam juga dipindahkan ke ke ruang kepala kesatuan pengamanan rutan. Sementara napi kriminal biasa berusaha merangsek hingga menjebol pintu Blok C1 dan B.

“Sekitar pukul 11.00 WIB, kondisi Rutan Kelas I Surakarta dapat dikendalikan dengan bantuan Dalmas Polresta Surakarta,” kata Ade.

Kondisi yang mulai tenang kembali memanas sekira pukul 13.10 WIB. Saat itu, 150 orang ikhwan Laskar Islam mendatangi Rutan Surakarta meminta Iwan Walet Cs dikeluarkan. Aksi itu langsung kemudian berhasil diredam oleh aparat kepolisian.

“Untuk menghindari kerusuhan susulan maka kami mengambil langkah dengan memindahkan warga binaan tersebut keluar Solo,” kata Ade.

Mereka masing-masing dipindahkan ke Rutan Kelas II B Wonogori delapan orang, Rutan Polda Jawa Tengah enam orang dan satu lagi ditempatkan di Lapas Sragen.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini