nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Novel Baswedan Punya Rekaman Percakapan Lucas dan Eddy Sindoro

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 20:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 10 337 2002786 novel-baswedan-punya-rekaman-percakapan-lucas-dan-eddy-sindoro-iBK3pChHjW.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengakui memiliki rekaman percakapan antara Advokat Lucas, dengan mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro. Percakapan keduanya diduga terkait upaya pelarian Eddy Sindoro ke luar negeri.

Sebagaimana hal tersebut diungkapkan Novel Baswedan, saat bersaksi terkait perkara dugaan merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan Eddy Sindoro untuk terdakwa Lucas.

"Kami mengetahui adanya pembicaraan antara Eddy dengan terdakwa,"‎ kata Novel di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

 (Baca juga: Petugas Imigrasi Soetta Akui Diperintah untuk Cek Daftar Cekal Eddy Sindoro)

sss

Menurut Novel, dalam rekaman yang dimiliki KPK, ada pembicaraan yang cukup ‎panjang antara Eddy Sindoro dengan Lucas. Pembicaraan itu, kata Novel, terkait kepulangan Eddy Sindoro ke Indonesia.

"Pembicaraan cukup panjang. Eddy ingin pulang ke Indonesia dan menghadapi proses hukum. Tapi, terdakwa (Lucas) beri masukan dan saran supaya Eddy tidak pulang," terangnya.

 (Baca juga: Novel Baswedan Bersaksi di Sidang Lucas Terdakwa Merintangi Penyidikan Eddy Sindoro)

Novel memastikan rekaman percakapan antara keduanya tersebut berlangsung lewat telepon. Tak hanya berkomunikasi dengan Eddy Sindoro, sambung Novel, Lucas juga berkomunikasi dengan pihak lain yang diduga untuk membicarakan pelarian Eddy.

"Dalam pembicaraan itu, diantaranya, menyebut dan menceritakan banyak hal, dan dari pembicaraan itu, penyidik atau kami meyakini itu adalah terdakwa," ungkapnya

 ko

Dalam perkara ini, Advokat Lucas didakwa bersama-sama dengan Dina Soraya telah merintangi penyidikan mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro. Lucas diduga menyarankan Eddy Sindoro selaku tersangka untuk tidak kembali ke Indonesia.

Jaksa KPK juga mendakwa Lucas membantu mengupayakan agar Eddy Sindoro masuk dan keluar wilayah Indonesia tanpa pemeriksaan imigrasi. Hal itu dilakukan Lucas untuk menghindari tindakan hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Eddy Sindoro.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini