nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Reaksi Menkum HAM soal Teror di Rumah Pimpinan KPK

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 17:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 10 337 2002700 reaksi-menkum-ham-soal-teror-di-rumah-pimpinan-kpk-J8G8rQnoFo.jpg Menkumham Yasonna Laoly (Foto: Okezone)

JAKARTA - Teror terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali terjadi. Kali ini, dua pimpinan KPK, yakni Agus Rahardjo dan Laode M Syarief, diteror oleh orang tidak dikenal pada Rabu, 9 Januari 2019 di kediamannya masing-masing.

Agus Rahardjo diteror benda mirip bom yang digantungkan di sebuah tas di kediamannya daerah Bekasi, Jawa Barat. Sementara Laode M Syarief, mengalami teror pelemparan benda yang diduga kuat bom molotov di kediamannya di daerah Kalibata, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Johan Budi: Teror Terhadap KPK Tak Hanya Terjadi di Era Jokowi

KPK

Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly meminta kepolisian segera melacak dan menangkap pelaku teror tersebut. Pasalnya cara-cara seperti itu tidak semestinya dilakukan di negara hukum.

"Saya berharap polisi harus langsung melacak siapa pelaku teror tersebut. Itu tidak dibenarkan," ujar Yasonna di sela-sela HUT ke-46 PDIP, JIExpo, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Menteri dari PDIP ini yakin Polri mampu mengusut tuntas kasus tersebut. Meski begitu, ia mengaku tidak memiliki kewenangan menyidik kasua tersebut. Sebabnya itu domain kepolisian.

"Saya tidak punya kewenangan soal penyidikannya. Itu urusan polisi. Tetapi sebagai rakyat biasa dan menteri, saya minta selalu melakukan sesuatu berdasarkan hukum. Negara kita adalah negara hukum," tegas Yasonna.

KPK

Baca Juga: Antasari: Pimpinan KPK Diteror Biasanya Kalau Akan Ungkap Kasus

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini