nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Kepala BNPB Doni Monardo, Karir Cemerlang dan Jago Bela Diri

Witri Nasuha, Jurnalis · Rabu 09 Januari 2019 15:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 09 337 2002075 5-fakta-kepala-bnpb-doni-manardo-karir-cemerlang-dan-jago-bela-diri-k5yrfeeKzS.jpg Pelantikan Doni Monardo sebagai Kepala BNPB. (Foto: Fakhrizal F/Okezone)

JAKARTA  Letnan Jenderal Doni Monardo telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Badan Nasioanl Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Presiden Jokowi melantik Doni berdasarkan Keppres Nomor 5/P/2019. Sebelumnya Doni menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional(Wantannas) sejak 14 Maret 2018.

Berikut sederet fakta mengenai Doni Monardo yang berhasil dirangkum Okezone.

1. Jejak Karir

Sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Darat, Doni memiliki sejumlah prestasi dan karir yang cemerlang. Setelah lulus dari Akademi Militer pada 1985. Ia memiliki pengalaman dalam bidang infanteri dan bertugas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) hingga 1998.

Sebagai seorang prajurit Sandi Yudha, Doni pernah ditugasi ke berbagai medan operasi, seperti daerah konflik Timor Timur dan Aceh. Ia pun ditugaskan ke Bataliyon Raider di Bali pada 1999 hingga 2001. Setelahnya ia ditarik kembali di Paspampres hingga 2004, dan mengikuti pelatihan penanggulangan terorisme di Korea Selatan.

Doni Monardo

Doni pun kembali ditarik ke Aceh hingga 2006. Setelahnya ia kembali ditugaskan di Jakarta dan bergabung bersama Paspampres sebelum akhirnya dipindahtugaskan ke Komando Cadangan Strategis Daerah Angkatan (Kostrad) di Makassar.

(Baca juga: Sejumlah PR dari Jokowi untuk Doni Monardo Pasca-Dilantik Jadi Kepala BNPB)

Doni dipromosikan menjadi Komandan Grup A Paspampres hingga 2010. Kemudian dipercaya menjadi Komandan Resort Milliter (Danrem) 061 Surya Kencana Bogor hingga 2011. Setelahnya ia diangkat menjadi Wakil Komandan Jenderal Kopassus dengan pangkat brigadir jenderal.

Pada 15 Juni 2012, Doni Monardo kembali dipromosikan menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) hingga 5 September 2014. Doni lalu diangkat menjadi Danjen Koppasus hingga Juli 2015. Selang setahun, karirnya pun kembali cemerlang setelah diangkat menjadi Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVI/Pattimura dan Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi.

Sejak 14 Maret 2018, Doni menjabat sebagai Sekjen Wantannas dengan pangkat letnan jenderal.

2. Program Penghijauan Kawasan Tandus

Saat ditugasi ke Komando Cadangan Strategis Daerah Angkatan (Kostrad) di Makassar, Sulawesi Selatan, Doni berhasil menarik perhatian masyarakat sekitar atas program penghijauan yang dibuatnya.

(Baca juga: Jokowi Pilih Doni Monardo sebagai Kepala BNPB karena Keuletan Kerja)

Ia membuat program penghijauan di beberapa kawasan tandus di Sulawesi Selatan, termasuk di sekitar Bandara Hassanuddin, Maros. Programnya tersebut hingga kini dikenang masyarakat Makassar.

3. Jago Bela Diri dan Hobi Menembak

Doni Monardo ternyata hobi menembak dan jogo bela diri. Tidak heran jika dirinya pernah diterjunkan ke medan operasi seperti daerah konflik Timor Timur dan Aceh setelah menyelesaikan pendidikanya di Akademi Militer pada 1985.

Foto: Fakhrizal/Okezone

4. Pembajakan Kapal MV Sinar Kudus

Saat Doni diangkat menjadi Wakil Komandan Jenderal Koppasus, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuknya sebagai Wakil Komando Satuan Tugas Ainteror untuk pembebasan Kapal MV Sinar Kudus yang dibajak oleh perompak Somalia.

Tugas yang diberikan tersebut melambungkan namanya. Atas keberhasilan itu pangkat Doni pun naik menjadi bintang dua alias brigadir jenderal.

5. Tugas yang Menanti

Pasca-dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Presiden Jokowi memberikan sejumlah tugas yang akan dikerjakan oleh Doni Monardo. Terlebih lagi, BMKG telah memprediksikan di tahun 2019 akan banyak bencana yang melanda Indonesia.

Jokowi ingin mantan Danjen Kopassus itu segera menyelesaikan persoalan rekonstruksi dan rehabilitasi rumah para korban bencana gempa Lombok dan tsunami di Palu.

Kepala Negara juga menekankan bahwa Doni juga memiliki PR besar terkait bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa Doni Monardo juga masih memiliki pekerjaan rumah yang besar karena letak geografis Indonesia yang berada di cincin api atau ring of fire.

Ia pun menilai, Doni merupakan sosok yang tepat dalam memimpin BNPB karena memiliki manajemen dan kepemimpinan yang kuat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini