Optimisme Jokowi untuk Atasi Kemacetan Jabodetabek

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 08 Januari 2019 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 08 337 2001532 optimisme-jokowi-untuk-atasi-kemacetan-jabodetabek-l6jB4j3cvt.jpeg Jokowi (Biro Pers)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku optimis dengan moda raya terpadu (MRT) yang akan diresmikan pada Maret 2019 akan mengatasi kemacetan yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Selain MRT, pemerintah juga telah membangun kereta bandara, dan lintas rel terpadu (LRT).

"Kita optimis pembangunan MRT, pembangunan LRT, TransJakarta, Kereta Bandara, Kereta Commuter, yang juga sangat membantu sekali dalam mengatasi kemacetan di Jabodetabek," kata Jokowi saat memimpin ratas 'Pengelolaan Transportasi Jabodetabek' di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (8/1/2018).

Jokowi MRT (Fakhrizal Fakhri/Okezone)

 Baca juga: MRT Jakarta Kaji Wacana Kereta Khusus Wanita

Kepala Negara menekankan bahwa persoalan transportasi di Jabodetabek harus segera dikelola dengan benar. Jika tidak, kata dia, masalah transportasi ini akan menyebabkan kemacetan total di Jakarta dan wilayah kota penyanggah.

"Ke depan saya kira pengelolaan moda transportasi yang ada semuanya harus dikelola baik. Sebagai contoh untuk urusan jalan saja, jalan ada yang dimiliki Kementerian PU, ada yang dimiliki DKI, dimiliki Banten, Jawa Barat yang semua tuh kadang-kadang pengelolaannya tidak terpadu, tidak terintegrasi," bebernya.

 Baca juga: Anies Jajal MRT dengan Kecepatan Maksimal, dari HI ke Lebak Bulus Hanya 15 Menit

Jokowi juga ingin pengelolaan transportasi untuk saling berkoordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Sehingga, perbaikan dan pemeliharaan jalan tidak saling menunggu.

"Lalu yang berkaitan dengan intra moda, maupun antar moda semuanya mestinya terintegrasi, mestinya kalau MRT jadi, LRT jadi, kereta bandara jadi, TransJakarta ada. Betul-betul masyarakat kita dorong sehingga mobil yang ada di jalanan betul-betul bisa berkurang secara besar-besaran," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini