nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Skandal Mafia Bola yang Masih Panas Dibahas: Nama Samaran hingga Uang Setoran

Neneng Hasanah, Jurnalis · Senin 07 Januari 2019 09:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 07 337 2000843 skandal-mafia-bola-yang-masih-panas-dibahas-nama-samaran-hingga-uang-setoran-WLdOzKk8Tg.jfif Penangkapan Johar Lin Eng terkait kasus mafia bola. (Foto: Ist)

JAKARTA – Dalam beberapa bulan terakhir, kasus mafia sepakbola menjadi topik panas yang diperbincangkan masyarakat, terutama para pencinta olahraga. Kasus ini bermula dari adanya keganjalan dalam skor pertandingan sepakbola di Liga 2 dan Liga 3 Indonesia yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Hal itu pun menjadikan kondisi sepakbola Tanah Air semakin buruk.

Satuan Tugas Antimafia Bola pun sudah menetapkan empat tersangka dalam skandal ini. Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan Satgas sedang melakukan perampungan pemberkasan terhadap empat tersangka tersebut untuk segera dilimpahkan ke tahap penuntut‎an. Selanjutnya jika berkas perkara itu telah rampung, Polri akan menyerahkan ke Kejaksaan.

Berikut ini fakta-fakta terkait mafia sepakbola tersebut, sebagaimana Okezone rangkum, Senin (7/1/2019).

1. Empat tersangka

Satgas Antimafia Bola Polri menetapkan empat tersangka kasus dugaan pengaturan skor pertandingan Liga 3, yakni ‎Ketua Asprov Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Wilayah DIY, Dwi Irianto alias Mbah Putih; anggota Komite Eksekutif PSSI, Johar Lin Eng; mantan anggota Komite Wasit PSSI, Priyanto, dan anaknya Anik Yuni Artika Sari yang merupakan wasit futsal.

Satgas memastikan segera menetapkan tersangka baru terkait skandal ini. "Minggu depan ada pengembangan, kemungkinan ada tersangka baru," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono, Sabtu 5 Januari 2019.

2. Jasmani nama samaran Johar Lin Eng

Penangkapan Johar Lin Eng dilakukan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis 27 Desember 2018, sekira pukul 10.12 WIB. Ia sebelumnya melakukan penerbangan dari Solo dengan pesawat Citilink QG-122.

Saat dicek boarding pass-nya oleh polisi, nama Johar berbeda. Dia memakai nama samaran Jasmani untuk identitas penerbangannya itu.

3. Johar pemeran utama

Dalam skandal ini peran Johar Lin Eng dianggap paling penting. Pasalnya, dia bisa menentukan sebuah klub sepakbola bemain di grup mana. Ia juga bisa menetapkan jam pertandingan, kapan, dan di mana klub bermain. Selanjutnya Johar memerintahkan Priyanto mencari wasit yang dapat diajak kerja sama dalam permainan skor.

Sementara Mbah Putih berperan sebagai donatur dalam skandal ini. Sedangkan Anik sebagai asisten dari pelapor mantan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indrayani. Di sana, Anik bertugas mengumpulkan uang dari pelapor untuk dibagikan kepada Johar dan Priyanto serta pihak yang terlibat.

4. Terima setoran Rp100–200 juta

Bagi klub yang ingin melakukan kecurangan, harus siap mengeluarkan uang sebesar Rp100 juta hingga Rp200 juta setiap pertandingan. Uang tersebut disetor ke Anik dan nantinya dibagikan kepada Priyanto serta Johar.

"Dia (Anik) menerima juga uang dari pelapor. Intinya setiap pertandingan mengeluarkan Rp100 juta sampai Rp200 juta. Dibagi yang terima si A, nanti dia dikirim ke P, nanti ngirim ke J," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

5. Terjerat pasal penipuan atau penggelapan

Atas perbuatan tersebut, keempat tersangka dianggap telah melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dan/atau Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5, UU 8/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

6. Penahanan empat tersangka diperpanjang

Jajaran Mabes Polri yang tergabung dalam Satgas Antimafia Bola memperpanjang masa penahanan empat tersangka tersebut selama 40 hari ke depan.

"Keempat tersangka sudah diajukan perpanjangan penahanan untuk 40 hari ke depan ke Kejaksaan," kata Brigjen Dedi Prasetyo melalui pesan singkat, Minggu 6 Januari 2019.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini