Share

Soal Prostitusi Online, Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila Bisa Jadi Korban Sekaligus Pelaku

Agregasi BBC Indonesia, · Senin 07 Januari 2019 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 07 337 2000833 soal-prostitusi-online-vanessa-angel-dan-avriellia-shaqqila-bisa-jadi-korban-sekaligus-pelaku-Eai2GCZ7Bc.jpg Vanessa Angel (IG)

JAKARTA - Berkaca dari prostitusi online yang melibatkan Vanessa Angel (VA) dan Avriellia Shaqqila (AS), perlu dilihat bagaimana jerat hukumnya. Walaupun kedua artis tersebut hanya menjadi saksi.

Oleh sebab itu, Fenomena prostitusi online yang melibatkan artis ini harus dilihat dari berbagai konteks.

Sosiolog Imam Prasodjo berpandangan, dalam fenomena prostitusi online yang melibatkan artis, orang-orang yang mencari uang (red: Pelaku seks) bisa menjadi korban sekaligus menjadi pelaku.

 Baca juga: Avriellia Shaqqila Ngaku Khilaf, Sebut Kelakuannya Tak Pantas Dicontoh

https://img.okezone.com/content/2019/01/07/337/2000784/kasus-vanessa-angel-bukan-yang-pertama-bagaimana-sosiolog-memandang-fenomena-artis-masuk-dunia-prostitusi-5D41izBuw7.jpg

"Orang-orang yang memperjualbelikan kenikmatan, memperjualbelikan seks, memperjualbelikan hubungan seperti ini, menjadi bagian komoditi, maka dia bisa saja mencari sasaran artis-artis tertentu yang memang bersedia atau mau menjual dirinya untuk hal-hal seperti itu," ujarnya, Jakarta, Senin (7/1/2018).

Sementara itu, Pakar hukum pidana Universitas Indonesia, Eva Ahyani Djulfa mengatakan, perlu dilakukan pendalaman terhadap peran aktor-aktor yang terlibat dalam praktik tersebut, termasuk para artis yang menjadi 'dagangannya'. Apakah terdapat faktor keterpaksaan atau sukarela.

 Baca juga: Prostitusi Online dan Vanessa Angel, Image Kapitalisasi Dalam Perdagangan Manusia

"Kalau dia memperdagangkan diri memang benar-benar untuk mendapatkan keuntungan materiil, saya kira kalau kita mau menggunakan KUHP saja, bisa saja," ujar Eva.

 https://img.okezone.com/content/2019/01/06/519/2000749/avriellia-shaqqila-ngaku-khilaf-sebut-kelakuannya-tak-pantas-dicontoh-YFUrCzhlRQ.jpg

Menurut Eva, dalam posisi seperti itu, bisa dikatakan artis prostitusi tersebut menjadi orang yang perbantuan. "Bisa juga kalau memang mereka bersepakat, kita anggaplah mereka sebagai suatu turut serta di dalam perbuatan memberikan kesempatan untuk terjadinya prostitusi," tambahnya.

 Baca juga: Kasus Vanessa Angel Bukan yang Pertama: Bagaimana Sosiolog Memandang Fenomena Artis Masuk Dunia Prostitusi

Meski demikian, hal tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya. "Kelihatannya memang penegak hukum kita tidak terlalu berani untuk kemudian menggunakan ide saya tadi, medeplichtige atau medepleger, turut serta atau perbantuan," tutur Eva.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini