nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Badan Geologi ESDM: 4,5 Juta Orang Terancam Letusan Gunung Api

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 03 Januari 2019 18:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 03 337 1999581 badan-geologi-esdm-4-5-juta-orang-terancam-letusan-gunung-api-XWqo9DttMA.jpg

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat ada 4,5 juta orang yang terancam letusan gunung api di Indonesia. Mitigasi menjadi satu-satunya cara guna mengantisipasi ancaman yang ditimbulkan.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Rudy Suhendar mengatakan, terdapat strategi tahapan mitigasi untuk mengantisipasi berbagai bencana seperti longsor, letusan gunung api dan tsunami. Salah satu upaya mitigasi gunung api dengan pemantauan 68 dari 127 gunung api aktif.

"4,5 juta orang terancam gunung api. Kami ada 200 pemantau kerja 24 jam mulai beberapa tahun lalu, termasuk Anak Krakatau. Tiap lembaga berusaha kasih ketenangan bagi masyarakat," kata Rudy saat diskusi di Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (3/1/2018).

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Semburkan Abu Setinggi 2.000 Meter

Rudy Suhendar

Namun lanjut Rudy, meski ancaman letusan itu tinggi masih banyak warga yang tidak sadar akan mengantisipasi itu. Sebab mitigasi yang baik merupakan kerjasama dengan masyarakat yang terdampak bencana.

"Mitigasi utamanya peran serta masyarakat. Jadi mudah-mudahan kalau ada letusan bisa terhindar, tahu kemana larinya, guru SD disosialisasi," ungkapnya.

Di samping itu, tambah Rudy sebagai masyarakat yang tinggal di tempat-tempat rawan lokasi bencana masyarakat harus paham akan resiko dan mengantisipasinya jika tiba-tiba bencana datang.

"Mitigasi sebenarnya kita tinggal dimana harus sadar. Kalau wisatawan tahu saja harus ada dimana (menginap), maka korban bisa dikurangi. Warga enggak mau tahu risiko bencana," tukasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini