nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkas Kasus Habib Bahar bin Smith Akan Dilimpahkan ke Kejaksaan Pekan Depan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 03 Januari 2019 10:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 03 337 1999308 berkas-kasus-habib-bahar-bin-smith-akan-dilimpahkan-ke-kejaksaan-pekan-depan-oW5WPa4ETN.jpg Habib Bahar bin Smith saat tiba di Bareskrim Polri, Jakarta (Heru/Okezone)

JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat terus kebut menyelesaikan berkas penyidikan kasus penganiayaan anak dengan tersangka Habib Bahar bin Smith, pendiri Majelis Pembela Rasulullah. Berkas itu ditargetkan bisa dilimpahkan ke kejaksaan pada pekan depan.

"Pemberkasan sudah tahap penyelesaian, paling lambat minggu depan berkas sudah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum," kata Karo Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Kamis (3/1/2018).

Dedi memastikan nantinya pelimpahan berkas Bahar Smith dilakukan sesuai dengan prosedur hukum. Sejauh ini polisi juga sudah memeriksa psikologi Bahar terkait kasus penganiayaan yang ia hadapi.

"Saudara BS sudah dilakukan secara komprehensif semuanya pemeriksaan secara detail dan sedang disusun berkasnya," tutur Dedi.

 

Brigjen Dedi Prasetyo (Okezone)

Proses perkara penganiayaan anak ini sendiri, selain Bahar bin Smith, polisi juga menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka. Mereka adalah, H, HA, S, AY alias A, MAB. Saat ini, untuk tersangka AY alias A dan MAB juga sudah ditahan.

Dalam kasus ini, para pelaku disangka melanggar Pasal 170 KUHP dan atau 351 KUHP dan atau Pasal 333 KUHP dan atau Pasal 55 Ayat (1) KUHP dan atau Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

(Baca juga: Kronologi Habib Bahar Diduga Aniaya Anak)

Selain dugaan penganiayaan anak, Bahar bin Smith juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan kepada Presiden Joko Widodo karena dalam ceramahnya menyebut Jokowi "banci".

(Baca juga: Polri: Bahar bin Smith Aktor Intelektual Penganiayaan Anak)

Bareskrim Polri menetapkan Habib Bahar sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi terlapor selama kurang lebih 11 jam.

Atas perbuatannya, Habib Bahar dijerat Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf (a) ke-2 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2018 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta Pasal 45 juncto Pasal 28 Ayat (2) UU 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan Pasal 207 KUHP.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini