nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aksi "Koboi" Tentara, DPR: Penggunaan Senpi di Luar Dinas Perlu Dievaluasi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 27 Desember 2018 06:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 27 337 1996392 aksi-koboi-tentara-dpr-penggunaan-senpi-di-luar-dinas-perlu-dievaluasi-i9kcKL6riC.JPG Letkol Dono Kuspriyanto dimakamkan secara militer (Foto: Puteranegara/Okezone)

JAKARTA - Anggota Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad), Letkol CPM Dono Kuspriyanto menjadi korban penembakan sesama anggota tentara di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur pada Selasa 25 Desember 2018 malam. Korban pun tewas di lokasi usai mengalami sejumlah luka tembak di tubuhnya.

Terkait aksi koboi jalanan oknum tentara tersebut, anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi sangat menyesalkan insiden itu. Menurutnya, pelaku yakni Serda Jhoni Risdianto sudah seharusnya dihukum di pengadilan militer karena korbannya juga seorang tentara.

"Pelaku harus dihukum di pengadilan militer karena korbannya juga militer," ucapnya, Kamis (27/12/2018).

Sejurus dengan itu, politikus Partai Golkar ini juga meminta pihak TNI mengevaluasi penggunaan senjata api di luar keperluan dinas. Jangan sampai kejadian serupa kembali terulang.

TKP penembakan Letkol Dono

"Selanjutnya perlu dievaluasi (protokol) membawa senjata api di luar keperluan dinas, apakah dalam hal ini ada yang perlu diperbaiki secara prosedural di lingkup internal," sarannya.

Sebelumnya diwartakan, Letkol Dono Kuspriyanto tewas bersimbah darah di mobil dinasnya di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur pada Selasa 25 Desember 2018 sekitar pukul 23.00 WIB. Tak dinyana, perwira menengah TNI itu meregang nyawa setelah diterjang timah panas oleh sesama anggota TNI.

Berdasarkan keterangan otoritas terkait, pelaku dan korban tidak saling mengenal. Insiden penembakan itu murni tindakan kriminal karena keduanya sempat terlibat senggolan kendaraan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini