nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tsunami di Selat Sunda: Partai Perindo Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya

Muhamad Rizky, Jurnalis · Minggu 23 Desember 2018 10:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 23 337 1995004 tsunami-di-selat-sunda-partai-perindo-turut-berduka-cita-sedalam-dalamnya-O6cAkJyuY6.jpg Tsunami di Banten (Foto: Okezone)

JAKARTA - Jumlah korban dampak tsunami yang menerjang pantai di Selat Sunda, khususnya di daerah Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah. Berdasarkan data sementara jumlah korban dari bencana tsunami di Selat Sunda tercatat 43 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka dan 2 orang hilang.

Merespon hal itu, Sekretaris Jenderal Partai Perindo, Ahmad Rofiq mengungkapkan belasungkawa terhadap para korban yang meninggal dan selamat atas peristiwa tersebut

"Atas nama Partai Perindo turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini, semoga keluarga yang ditinggalkan mempunyai ketabahan serta keikhlasan," ucap Rofiq kepada wartawan, Minggu (23/12/2018).

Rofiq mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, tsunami yang terjadi di Selat Sunda itu diprediksi belum selesai oleh karena itu Ia meminta agar masyarakat waspada dan mencari lokasi yang aman.

"Musibah ini diprediksi belum tuntas, maka masyarakat harus mencari tempat yang paling aman untuk mengantisipasi tsunami susulan," tuturnya.

Tsunami

Baca Juga: Tsunami Banten, Bupati Pandeglang: 23 Orang Meninggal & 288 Luka-Luka

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf ini juga mengimbau kepada masyarakat agar saling bahu membahu guna meringankan penderitaan para korban.

"(Seperti) memberi bantuan evakuasi dan menyediakan tempat sementara bagi masyarakat yang memerlukan," tukasnya.

Hingga saat ini penanganan darurat terus dilalukan. Status tanggap darurat dan struktur organisasi tanggap darurat, pendirian posko, dapur umum dan lainnya masih disiapkan. Alat berat juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan perbaikan darurat.

Masyarakat dihimbau tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai saat ini. BMKG dan Badan Geologi masih melakukan kajian untuk memastikan penyebab tsunami dan kemungkinan susulannya.

Tsunami

Baca Juga: Bupati Pandeglang Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari Pasca-Tsunami

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini