Share

Maruli Simanjuntak Resmi Jabat Danpaspampres Gantikan Suhartono

Muhamad Rizky, Okezone · Rabu 19 Desember 2018 12:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 19 337 1993329 maruli-simanjuntak-resmi-jabat-danpaspampres-gantikan-suhartono-5YHxxq2aGV.jpg Marsekal Hadi Tjahjanto (tengah) salam komando dengan Brigjen Maruli Simanjuntak (kanan) dan Mayjen Suhartono (kiri) di sela upacara sertijab Danpaspampres (Puspen TNI)

JAKARTA – Brigjen Maruli Simanjuntak resmi menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspamres), setelah serah terima jabatan (Sertijab) dari Mayjen (Mar) Suhartono. Upacara sertijab dipimpin Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Lapangan Mako Paspampres Jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).

Hadi Tjahjanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa sertijab menandai regenerasi kepemimpinan, yang tidak hanya merupakan bagian dari pembinaan organisasi tetapi juga pembinaan personel.

“Diharapkan dengan pembinaan tersebut, kualitas dan kapasitas personel serta satuan semakin meningkat. Kita harus menyadari bahwa peningkatan tersebut sangat dibutuhkan dalam rangka melaksanakan tugas, terutama menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks,” katanya.

Menurut Hadi, tugas pokok Paspampres sangat menantang, yaitu mengamankan secara fisik langsung, jarak dekat dan setiap saat kepada Presiden, Wakil Presiden, mantan Presiden serta Wakil Presiden beserta keluarganya.

“Demikian pula harus memberikan perlindungan kepada tamu negara setingkat kepala negara, atau kepala pemerintahan beserta keluarganya, obyek VVIP, serta tugas-tugas protokoler khusus kenegaraan,” ucap Hadi.

Tantangan tugas sebagai Pasukan Pengamanan Presiden selain menjamin keamanan VVIP secara profesional, juga harus menunjukkan standar kemampuan, sehingga dapat membangun profil Paspampres yang disegani. “Kemampuan ini menunjukkan profesionalitas dan keberhasilan dalam setiap pengamanan VVIP, dengan sendirinya mencerminkan kewibawaan negara di mata dunia,” tuturnya.

“Tugas yang saudara-saudara laksanakan tersebut memiliki kekhususan dan kekhasan. Saya yakin seluruh anggota Paspamres sudah menyadarinya,” jelasnya.

Hadi Tjahjanto mengingatkan setiap langkah dan tindakan yang diambil memiliki nilai-nilai multidimensional. Paspampres adalah perisai sekaligus etalase simbol negara dan simbol pemerintahan.

“Di balik kesiapsiagaan dan kewaspadaan setiap saat saudara-saudara dituntut untuk menampilkan tata krama, sopan santun, ramah, sekaligus tegas dan tidak ragu-ragu bertindak jika diperlukan,” tegasnya.

Panglima TNI menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini semakin kompleks. Kemajuan teknologi serta perubahan paradigma dalam memandang persoalan, termasuk dalam penggunaan berbagai instrumen yang tersedia, menuntut Paspampres untuk tidak berpuas diri.

“Keberhasilan pengamanan yang telah dilaksanakan selama ini hendaknya memacu Paspampres dalam terus menerus memperbaiki dan menyempurnakan seluruh taktik, teknik, dan prosedur yang ada,” ujarnya.

“Evaluasi harus dilaksanakan setiap saat dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari tugas-tugas keseharian. Hanya dengan evaluasi secara jujur dan menyeluruh, kita dapat mengetahui kelemahan dan dapat mengambil langkah untuk mengeliminasi kelemahan tersebut,” pungkas Hadi Tjahjanto.

Turut hadir dalam upacara tersebut, antara lain Kasal Laksamana Siwi Sukma Adji, Kasau Marsekal Yuyu Sutisna, Wakasad Letjen Tatang Sulaiman dan Kadivpropam Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini