nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Yasonna Minta Narapidana Prioritaskan Pencegahan HIV/AIDS di Lapas

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Senin 17 Desember 2018 16:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 17 337 1992460 menteri-yasonna-minta-narapidana-prioritaskan-pencegahan-hiv-aids-di-lapas-EtuDViBtuh.jpg Menkumham, Yassona (foto: Okezone)

 JAKARTA - Tepat pada peringatan Hari AIDS Sedunia 2018, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyuarakan pentingnya penanganan HIV-AIDS di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Dalam pidatonya di acara tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami menyampaikan bahwa Ditjen Pemasyarakatan penanggulangan masalah HIV-AIDS terus dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan beberapa instansi.

"Sejak 2003, Ditjenpas bekerjasama dengan berbagai instansi terkait seperti Kementerian Kesehatan, UNODC, PKNJ, dan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lainnya melakukan penanggulangan di beberapa lapas dan rutan," ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami di Lapas Khusus Narkotika Kelas II A, Jakarta Timur, Senin (17/12/2018).

 aids

Tak hanya Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang hadir, Menteri Kesehatan juga turut serta dalam acara itu. Nila Moeloek menuturkan kalau pencegahan HIV-AIDS harus dilakukan dengan cara pendekatan serta pengobatan sejak dini.

"Tema yang dipilih sebagai bagian dari pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam pecegahan dan pengendalian HIV AIDS dengan pendekatan deteksi dini dan pengobatan segera atau early detection and prompt treatment," tambah Nila Moeloek.

Senada dengan Nila Moeloek, Menteri Hukum dan HAM, yakni Yasonna H Laoly berharap kalau seluruh tahanan di lembaga pemasyakarat untuk memprioritaskan pencegahan HIV-AIDS dengan mengikuti beberapa program yang telah dibentuk di Lapas maupun rutan.

"Saat ini telah disusun Reaksi Aksi Nasional tentang pengendalian HIV- AIDS di UPT Pemasyarakatan yang memprioritaskan pencegahan dalam program pengendalian HIV-AIDS. Implementasinya dilakukan melalui berbagai kegiatan dalam ruang lingkup pelaksanaan teknis pembinaan bagi WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan)," tutup Yasonna H Laoly.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara Kanwil DKI Jakarta dengan Yayasan Tenar Indonesia tentang Program Penguatan Pencegahan HIV-AIDS, Rehabilitasi, paska Rehabilitasi Narkotika Berbasis Pelatihan dan Kewirausahaan bagi Tahanan dan WBP.

 aids

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini