nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Pesta Seks di Yogya, DPR Soroti Maraknya Film Porno

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 16 Desember 2018 08:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 16 337 1991899 heboh-pesta-seks-di-yogya-dpr-soroti-maraknya-film-porno-13bbn7KBR7.jpg Ilustrasi (shutterstock)

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid menduga pesta seks yang terjadi ‎disebuah homestay daerah Jalan Nusa Indah Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta pada Selasa, 11 Desember 2018 akibat bebasnya peredaran film porno di Indonesia.

Menurut Sodik, terbongkarnya pesta seks di Yogyakarta tersebut sama seperti apa yang dilakukan beberapa orang di negara barat. Sodik menduga, orang-orang yang ikut dalam pesta seks tersebut kecanduan film porno yang kemudian diaplikasikan ke dunia nyata.

"Semua itu persis seperti di beberapa negara barat. Setelah film porno, orang mau melakukan dan mau menonton live adegan seks," kata Sodik kepada Okezone, Minggu (16/12/2018).

Politikus Gerindra tersebut menekankan, pesta seks yang terjadi di Yogyakarta bagian dari kebobrokan moral bangsa akibat beberapa ‎hal, salah satunya maraknya peredaran film porni. Dia mengritisi lemahnya pengawasan terhadap peredaran film porno dan seks bebas di Indonesia.

"Dan hukum harus tegas agar tidak menjadi terulang perbuatan seperti itu," imbuhnya.

 

Barang bukti pesta seks di Yogayakarta (Krjogja)

Ditreskrimum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta sebelumnya berhasil mengamankan 12 orang yang diduga sedang melakukan pesta seks di sebuah homestay di Yogyakarta. Polisi pun telah menetapkan dua orang tersangka terkait pesta seks itu.

Dua tersangka tersebut berinisial AS dan HK berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan keterangan polisi, AS merupakan suami dari seorang wanita berinisia Vi.

(Baca juga: Tersangka Pesta Seks Yogya Biarkan Istrinya Disetubuhi Pria Lain)

Namun, pada saat penggerebekan, Vi sedang berhubungan intim dengan pria lain. AS alias Joko diduga dengan sengaja membiarkan istrinya disetubuhi oleh orang lain.

(Baca juga: 5 Fakta Mencengangkan Pesta Seks di Yogya, Nomor 4 Sungguh Terlalu)

‎Atas perbuatannya, AS dan HK diduga telah melanggar pasal tindak pidana pencabulan dan perdagangan orang. Sebab, dari pesta seks terseb‎ut, keduanya mendapatkan keuntungan dari para penonton yang hadir.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini