nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua DPR: Pengeroyokan Anggota TNI Sama Dengan Melawan Negara

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 15 Desember 2018 07:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 15 337 1991601 ketua-dpr-pengeroyokan-anggota-tni-sama-dengan-melawan-negara-tdPgRpbu7R.jpg Bambang Soesatyo (Harits/Okezone)

JAKARTA - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet mengutuk keras pengeroyokan terhadap anggota TNI AL, Kapten Komarudin dan anggota TNI AD, Pratu Rivonanda di Ciracas, Jakarta Timur, pada Senin 12 Desember 2018. Pengeroyokan tersebut diduga memicu pembakaran Mapolsek Ciracas.

Menurut Bamsoet, tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun. Apalagi, sambungnya, terhadap anggota TNI berseragam yang sedang menjalankan tugasnya menjaga kedaulatan negara.

"Itu sama juga dengan melawan negara. Begitupun dengan tindakan perusakan kantor kepolisian, ini sama saja melecehkan hukum," kata Bamsoet kepada Okezone, Sabtu (15/12/2018).

Bamsoet menjelaskan, bahwa jajaran kepolisian sudah bertindak cepat dalam menangkap pelaku pengeroyokan terhadap dua anggota TNI. Bamsoet berharap para pelaku dapat dihukum sesuai dengan perbuatannya agar kejadian pengeroyokan yang berujung pada pengerusakan kantor polisi tidak terulang kembali.

 

"Saya berharap kejadian ini bisa membuka mata kita semua. Masyarakat harus menyadari bahwa tindakan main hakim sendiri, apalagi berujung pengeroyokan dan pengrusakan, tidak pantas dilakukan terhadap siapapun dan dalam kondisi apapun," terangnya.

(Baca juga: Polisi: Pelaku Berani Menyerang Anggota TNI Karena Pengaruh Psikologi Massa)

Politikus Golkar tersebut juga meminta agar pihak TNI dan Polri tetap bersinergi pasca-adanya kasus pengeroyokan yang berimbas pada pengerusakan Mapolsek Ciracas. Terutama, tekan Bamsoet, dalam menjaga ketertiban dan keamanan bangsa dan masyarakat.

(Baca juga: Mapolsek Ciracas Diserang Massa, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar)

"Sebagai warga negara yang baik, kita harus menjaga kondusifitas wilayah tempat tinggal masing-masing. Jangan sampai kedamaian yang sudah susah payah kita capai, ternodai karena tindakan konyol segelintir orang," katanya.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini