nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Strategi Pemerintahan Jokowi Tingkatkan Daya Saing

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 13 Desember 2018 12:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 13 337 1990709 strategi-pemerintahan-jokowi-tingkatkan-daya-saing-s7lH9E7SnG.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) terus menciptakan terobosan dengan mengeluarkan berbagai kebijakan dengan memperkuat poros maritim nasional, meningkatkan produktivitas dan kapasitas sumber daya manusia.

Berdasarkan Indeks Daya Saing Global Indonesia naik ke peringkat 45 di 2018 dari peringkat 47 di 2017. Selain itu, Indonesia berhasil naik peringkat dari negara tidak layak investasi di 2014 menjadi negara dengan peringkat layak Investasi menurut tiga lembaga pemeringkat internasional terkemuka, yaitu oleh Moody’s, Fitch dan Standard & Poor.

Tidak puas sampai disitu, Presiden Jokowi ingin meningkatkan daya saing di berbagai bidang di kawasan Batam. Semua itu untuk mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan.

 (Baca juga: Jokowi Ngevlog Bareng Satpam: Mereka Ceria Semua)

joko

"Kita ingin Batam dan sekitarnya yang memiliki posisi strategis betul-betul bisa dikembangkan secara maksimal sehingga memiliki daya saing untuk kawasan ekonomi dan daya tarik untuk investor," ujar Jokowi dalam keterangan resminya, Kamis (13/12/2018).

Jokowi menambahkan, dengan dikembangkannya berbagai sektor di wilayah Batam diharapkan terciptanya sebuah kawasan yang lebih potensial.

 (Baca juga: Jokowi Akan Fokus Bangun Kualitas SDM Secara Besar-besaran)

"Saya kira perlu dikelola lebih profesional lagi sehingga Batam menjadi sebuah kawasan yang benar-benar bisa kita kembangkan, terutama untuk sentra industri. Pada saat terakhir saya ke Batam, saya melihat sendiri potensinya yang sangat besar, tapi mungkin di sisi kecepatan pelayanan yang paling banyak memang keluhan di bidang urusan pertanahan," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini