nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabur Usai Diperiksa KPK, Mobil Ketua PN Semarang Malah Menabrak Wartawan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 12 Desember 2018 17:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 12 337 1990366 kabur-usai-diperiksa-kpk-mobil-ketua-pn-semarang-malah-menabrak-wartawan-DKmLlCLVzj.jpg Mobil Ketua PN Semarang Purwono Edi menabrak kerumunan wartawan yang hendak mengkonfirmasi atas pemeriksaan penyidik KPK (Foto: Arie/Okezone)

JAKARTA ‎- Ketua Pengadilan Negeri Semarang, Purwono Edi Santosa rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan putusan gugatan praperadilan yang menyeret Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi. Purwono diperiksa sebagai saksi untuk tersangka hakim non-aktif PN Semarang, Lasito.

Pantauan Okezone, Purwono rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi sekira pada pukul 16.20 WIB. Namun ia tidak langsung keluar dari Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan.

Purwono menunggu beberapa menit di lobi Gedung Merah Putih KPK lantaran melihat kerumunan awak media yang sudah menunggunya di pelataran kantor komisi antirasuah. ‎Tak lama kemudian, mobil Daihatsu Sirion berwarna putih dengan nomor polisi B 1233 KKZ memasuki pelataran gedung KPK.

Purwono tanpa basa-basi langsung keluar dari lobi Gedung KPK dan tidak menggubris sejumlah pertanyaan awak media yang ingin mengonfirmasi pemeriksaannya pada hari ini. Dia tampak berusaha menutupi raut wajahnya agar tidak terekam kamera ketika menuju mobil yang hendak ditumpanginya.

Kemudian, Purwono langsung meluncur ke dalam mobil Daihatsu Sirion yang sudah menunggunya di sekitaran kawasan pelataran gedung KPK.‎ Awak media pun kembali berusaha mengambil gambar Purwono dari dekat mobil putih tersebut.

Namun, setelah Purwono masuk ke dalam mobil, sang sopir langsung menancap gas. Beberapa awak media yang sedang mengambil gambar pun terjatuh setelah terserempet mobil yang ditumpangi Purwono itu. Beruntung tidak ada korban yang menderita luka serius atas peristiwa tersebut.

(Baca Juga: KPK Panggil Ketua PN Semarang Terkait Suap Bupati Jepara)

Sejauh ini, KPK telah resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pemulusan perkara yang sedang ditangani oleh Pengadilan Negeri Semarang. Kedua tersangka itu yakni, Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi dan Hakim PN Semarang, Lasito.

Ahmad Marzuki diduga menyuap Lasito sebesar Rp700 juta untuk memuluskan putusan praperadilan yang sedang berproses di PN Semarang. ‎Uang yang diberikan kepada Lasito diduga untuk mempengaruhi putusan praperadilan yang diajukan oleh Marzuqi.

Adapun, praperadilan tersebut yakni terkait penetapan Ahmad Marzuki sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah di Pengadilan Negeri Semarang tahun 2017

Sebagai pihak yang diduga penerima, Lasito disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Sebagai pihak yang diduga pemberi, Ahmad Marzuki, disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini