nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usut Suap Anak Usaha Sinar Mas, Direktur Penegakan Hukum KLHK Dipanggil KPK

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 11 Desember 2018 11:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 11 337 1989599 usut-suap-anak-usaha-sinar-mas-direktur-penegakan-hukum-klhk-dipanggil-kpk-AZP3aq8aS5.jpg Febri Diansyah (Okezone)

JAKARTA - ‎Nama Direktur Penegakan Hukum Pidana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Yazid Nurhuda masuk dalam agenda pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada hari ini.

Sedianya, Yazid akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pencemaran lingkungan yang dilakukan perusahaan sawit anak usaha PT Sinar Mas, PT Binasawit Abadi Pratama‎.‎ Dia diperiksa untuk tersangka Direktur PT Binasawit Abadi Pratama, Edy Saputra Suradja (ESS).

 Baca juga: Direktur Sinar Mas Agro Diperiksa KPK Terkait Suap DPRD Kalteng

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ESS," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

 Febri Diansyah (Okezone)

Selain Yazid, KPK juga memanggil saksi lainnya yakni, penyidik KLHK pada Direktorat penegakan hukum pidana, Aswin Bangun dan Direktur Operasional PT Binasawit Abadi Pratama, Feredy. Keduanya juga diperiksa untuk penyidikan tersangka Edy Saputra Suradja.

 Baca juga: KPK Panggil 2 Anggota DPRD Kalteng soal Izin Perkebunan Kelapa Sawit

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka kasus dugaan suap untuk anggota DPRD Kalimantan Tengah terkait fungsi dan tugasnya dalam pengawasan pencemaran lingkungan yang dilakukan PT Binasawit Abadi Pratama . Tujuh tersangka tersebut yakni, Ketua Komisi B DPRD Kalteng, Borak Milton.

Kemudian, Sekretaris Komisi B DPRD Kalteng, Punding LH Bangkan, dua anggota Komisi B DPRD Kalteng‎ Arisavanah dan Edy Rosada, Direktur PT Binasawit Abadi Pratama, Edy Saputra Suradja, CEO PT Binasawit Abadi Pratama, Willy Agung Adipradhana, serta Manajer Legal PT BAP, Teguh Dudy Syamsury Zaidy.

 Baca juga: Kepala Syahbandar Pulau Sambu Kena OTT, Uang Ribuan Dollar Disita

Diduga, PT Binasawit Abadi yang merupakan anak usaha Sinar Mas Group menyuap sejumlah Anggota DPRD Kalteng terkait pembuangan limbah pengolahan sawit di Danau Sembuluh sebesar Rp240 juta. PT BAP juga diduga bermasalah terkait sejumlah perizinannya.

Disinyalir ada pemberian-pemberian lain dari PT BAP untuk sejumlah anggota Komisi B DPRD Kalteng untuk mengurus atau memuluskan perizinan PT BAP yang bermasalah.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini