nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selain di Pondok Kopi, Penemuan E-KTP Juga Pernah Terjadi di Beberapa Daerah

Neneng Hasanah, Jurnalis · Minggu 09 Desember 2018 14:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 09 337 1988836 selain-di-pondok-kopi-penemuan-e-ktp-juga-pernah-terjadi-beberapa-daerah-1tktAo4J0n.jpg Penemuan E-KTP dalam karung (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kasus penemuan e-KTP dalam karung telah menggegerkan masyarakat di Jalan Karya Bakti VI, RT 03, RW 11 Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kartu identitas dari WNI itu ditemukan oleh sekelompok anak kecil yang akhirnya dijadikan mainan. Pasalnya, mereka tak mengetahui bahwa itu adalah kartu identitas yang penting. Saat ini, kasus tersebut masih dalam pengecekan oleh pihak kepolisian Duren Sawit.

Namun, perlu diketahui kasus yang sama pernah terjadi di beberapa daerah. Berikut Okezone rangkum kasus terkait penemuan e-KTP di beberapa daerah di Indonesia, Minggu (09/12/2018).

1. Ratusan e-KTP ditemukan pemulung di Makassar

Pada Sabtu, 18 Maret 2017 seorang pemulung bernama Aco dg Ngalle menemukan ratusan e-KTP di tempat sampah bekas Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gowa, Jalan Andi Malombassang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Ratusan e-KTP tersebut pun masih aktif hingga 2018, bahkan ada yang berlaku seumur hidup.

Saat dikonfirmasi, pihak Disdukcapil Kabupaten Gowa membantah tudingan ratusan e-KTP itu sengaja dibuang. Melalui humasnya, Helmi Husain Affandi, dijelaskan bahwa ratusan e-KTP tersebut tidak dibuang. Namun, lupa dibawa saat pindah ke kantor yang baru.

“KTP tersebut tidak dibuang, tapi kami lupa membawanya saat pindah kantor dari kantor di Jalan Andi Malombassang ke Jalan Tumanurung,” kata Helmi saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Warga Duren Sawit Temukan Ribuan E-KTP di Dalam Karung

E-KTP

2. Ribuan e-KTP tercecer di Bogor

Ribuan e-KTP tercecer di kawasan Salabenda, Kemang, Bogor pada Sabtu, 26 Mei 2018 pukul 13.20 WIB. Kasus ini pun langsung diselidiki oleh Polres Bogor.

Dalam hasil penyelidikannya tercatat, pada tanggal tersebut bertepatan dengan pemindahan barang-barang Inventaris Ditjen Dukcapil Kemendagri, termasuk e-KTP yang reject dan/atau rusak tidak dapat digunakan lagi.

Pemindahan barang dilakukan dari Kantor Disdukcapil di Pasar Minggu ke gudang Kemendagri yang berada di Semplak, Kabupaten Bogor. Proses perpindahan barang dilaksanakan menggunakan jasa ekspedisi pengangkut barang.

Saat melintasi daerah perempatan Salabenda, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, sebanyak dua kardus yang berisi e-KTP tersebut pun jatuh. Hal ini dikarenakan, penempatan kardus pada bak truk tidak tepat atau pas.

Selanjutnya, sopir pun turun dan dibantu dengan warga sekitar mengumpulkan e-KTP yang jatuh tersebut dan dimuat kembali ke dalam truk. Pada saat mengumpulkan KTP itulah salah seorang pengguna jalan kemudian mendokumentasikan kejadian tersebut dan memviralkannya.

3. Ribuan KTP ditemukan di Serang

Sebanyak 2.910 keping KTP ditemukan warga di pinggir jalan masuk Kampung Banjarsari, RT 01 RW 03, Cikande, Kabupaten Serang, Banten, pada Minggu 9 September 2018 malam. Ribuan keping tersebut, terdiri atas 513 KTP manual (KTP lama bukan KTP-el), dan 111 e-KTP rusak secara fisik.

Saat ditemukan, ribuan KTP yang dikeluarkan oleh Dikdukcapil Kabupaten Serang itu dikemas dalam kotak kardus dan dibungkus plastik. Selanjutnya, diamankan oleh petugas Koramil setempat dan diberikan ke Makodim Serang.

Pada Rabu 12 September 2018, ribuan keping e-KTP yang sudah tidak berlaku lagi itu pun dimusnahkan dengan cara digunting satu per satu oleh petugas Dikdukcapil Serang.

E-KTP

4. Ribuan e-KTP ditemukan di dalam karung, Pondok Kopi

Ribuan e-KTP yang berada di dalam karung ditemukan oleh sekelompok anak di Jalan Karya Bakti VI, RT 03, RW 11 Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kapolsek Duren Sawit, Kompol Parlindungan Sutasuhut menduga, KTP tersebut terjatuh pada saat pemenang tender akan diserahkan kepada Dinas Penduduk dan catatan sipil (Dukcapil).

"(Mungkin) antara pencetak, pemenang tender dengan Disdukcapil. Mungkin jatuh waktu mau diserahkan ke Disdukcapil Kelihatan baru, ada jelas identitas semua," kata Parlindungan.

Saat ini, untuk sementara e-KTP tersebut diamankan di Kantor Polisi Duren Sawit. Pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan atas penemuan tersebut.

"Tindakan kepolisian bikin laporan penemuan, disita, lalu diusut. Nanti reserse cari ini sumbernya. Dan koordinasi Disdukcapil DKI, kalau wilayah ini siapa yang berwenang melakukan distribusi? Kenapa sampai tercecer, jumlah ada seperempat karung," tutup Parlindungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini