nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolri : 19 Pekerja Tewas dan 1 Prajurit TNI Gugur Dibunuh KKB

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 13:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 05 337 1987085 kapolri-19-pekerja-tewas-dan-1-prajurit-tni-gugur-dibunuh-kkb-OlxmdYPbsd.jpg Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto : Putra Ramadhani Astyawan/Okezone)

JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut, ada 20 orang tewas dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua. Jumlah itu terdiri atas 19 pekerja jembatan dan 1 prajurit TNI.

"Informasi sementara adalah 20 (korban tewas-red). 19 pekerja dan 1 anggota TNI yang gugur," kata Kapolri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Kapolri menjelaskan, KKB melakukan pembunuhan secara biadab kepada para pekerja yang tengah membangun jembatan di Nduga, pada 2 Desember 2018. Keesokan harinya, kelompok separatis itu menyerang pos Pos Yonif 755/Yalet di Mbua, tempat para pekerja untuk berlindung usai melarikan diri dari kejaran KKB.

"Saya kira pos ini didirikan dari teman-teman TNI untuk menjaga para pegawai pekerja tadi. Itu juga diserang," ujarnya.

Kelompok kriminal bersenjata di Papua (iNews)

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu mengatakan, di Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, ada sekira 21 personel. Pos itu diserang KKB, kemudian para prajurit TNI menyerang balik sehingga terjadi baku tembak.

"Setelah itu terjadi perlawanan dan mereka mundur. Tapi, sempat satu orang gugur. Kita belum tahu di pihak mereka mungkin juga sudah ada korban juga. Tapi, saat ini pengejaran dilakukan," pungkasnya.

(Baca Juga : Kisah Korban Selamat dari Aksi Penembakan KKB, Pura-Pura Mati untuk Melarikan Diri)

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 19 orang pekerja jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, dibunuh oleh KKB. Selain dari sipil, satu prajurit TNI, yakni anggota Yonif 755/Yalet, Serda Handoko, gugur ditembak KKB saat menyelamatkan pekerja Istaka Karya yang mencari perlindungan dari serangan KKB.

(Baca Juga : Atas Nama Rakyat & Bangsa, Jokowi Sampaikan Duka Cita Mendalam kepada Keluarga Korban KKB)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini