nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR Segera Undang Panglima TNI dan Kapolri Bahas Pembunuhan Pekerja di Papua

Bayu Septianto, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 13:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 05 337 1987084 dpr-segera-undang-panglima-tni-dan-kapolri-bahas-pembunuhan-pekerja-di-papua-ZUf6sDt34b.jpg DPR (Okezone)

JAKARTA - DPR RI melalui Komisi I dan Komisi III akan mengundang Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam waktu dekat ini. Undangan untuk keduanya ini guna mendapatkan penjelasan lebih lengkap terkait aksi pembantaian para pekerja proyek PT Istaka Karya yang terjadi di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

"Saya sudah mendapat laporan Komisi I akan mengundang saudara Panglima TNI untuk meminta penjelasan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh TNI dalam menumpas gerombolan tersebut," ujar Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018).

 Baca juga: 150 Personel TNI-Polri Diterjunkan untuk Amankan Papua

"Demikian komisi III akan mengundang Kapolri untuk meminta penjelasan langkah apa yang akan dilakukan polisi dalam hukum di sana," lanjutnya.

 Gedung MPR DPR

Bambang mendukung upaya Presiden Joko Widodo untuk tak gentar melakukan pembangunan infrastruktur di Papua, meski menghadapi banyak tantangan dan gangguan keamanan dari kelompok kriminal bersenjata ataupun gerakan separatis yang ada di Papua. Ia juga mendukung adanya pengawalan yang lebih ketat dari aparat keamanan.

"Saya juga memberi apresiasi terhadap presiden yang tidak menghentikan pembangunan dan akan terus mngerjakan pembangunan jembatan jalan atau infrastruktur di Papua dengan bantuan pengamanan dari TNI Polri yang kita miliki," ucapnya.

 Baca juga: Jokowi: Tidak Ada Tempat untuk KKB di Papua, Kita Tak Akan Pernah Takut!

Sebelumnya, sekelompok orang bersenjata membantai para pekerja proyek PT Istaka Karya yang terjadi di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Diduga, sebanyak 31 orang tewas. Saat itu, para pekerja sedang melakukan pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Kabupaten Nduga.

Informasi yang diterima dari berbagai sumber, para pekerja pembangunan jembatan itu diduga dibunuh lantaran mengambil foto pada saat perayaan HUT Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) oleh KKB tak jauh dari lokasi kejadian.

 Baca juga: Atas Nama Rakyat & Bangsa, Jokowi Sampaikan Duka Cita Mendalam kepada Keluarga Korban KKB

Saat salah satu pekerja mengambil foto, hal itu kemudian diketahui oleh kelompok KKB.

Hal itu membuat mereka marah dan mencari orang yang mengambil foto hingga berimbas kepada pekerja lainnya yang ada di kamp pembangunan jembatan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini